Duh, Pendapatan Aset Olahraga di Kota Pasuruan Minus

PURWOREJO – Saban tahun Pemkot Pasuruan selalu mematok target pendapatan dari sejumlah aset berupa fasilitas olahraga. Namun, tahun 2018 targetnya tak tercapai. Padahal, hanya dipatok mendapatkan Rp 74 juta.

Sepanjang 2018, Pemkot hanya mendapatkan Rp 70 juta. Namun, tahun ini targetnya sama dengan tahun kemarin, Rp 74 juta. Ada empat fasilitas olahraga yang menjadi aset Pemkot.

“Di antaranya, Lapangan Wijaya, Lapangan Tenis Gradika, GOR Untung Suropati, dan Stadion Untung Suropati. Sepanjang 2018, pendapatan daerah melalui beberapa aset fasilitas olahraga itu mencapai Rp 70 juta,” ujar Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Pasuruan Hardi Utoyo.

Pendapatan itu didapat dari biaya sewa fasilitas olahraga. Juga ditunjang dengan biaya sewa beberapa kios di Stadion Untung Suropati dan retribusi parkir khusus GOR Untung Suropati. “Pendapatannya memang tidak begitu siginifikan. Makanya, kami tidak menaikkan target pendapatan untuk tahun ini,” ujarnya.

Namun, Hardi mengaku optimistis, tahun ini realisasi pendapatan dari aset fasilitas olahraga itu bisa tercapai sesuai target. Atau, minimal bisa naik dibanding 2018. “Memang tidak bisa ditentukan karena pendapatan fasilitas olahraga itu hanya jika ada kegiatan,” ujarnya. (tom/rud)