Protes Jalan Ambles di Ngepoh Dringu, Warga Tanam Pohon Pisang

DRINGU – Warga menanam pohon pisang di tengah Jl. Sunan Prawoto, Desa Ngepoh, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, yang kondisinya rusak. Ditanamnya pohon di jalan itu sebagai bentuk protes karena tahun lalu jalan tersebut masih dalam kondisi baik. Diduga, rusaknya jalan tersebut akibat dilalui truk muat batu.

Aksi protes dengan menanam pohon pisang di tengah jalan penghubung Kabupaten Probolinggo-Kota Probolinggo itu dilakukan secara spontan. Sejumlah warga, mulai dari pemotor sampai buruh tani, bersama-sama menebang pohon di tepi sawah dan menanamnya di tengah jalan.

Dalam pantauan Jawa Pos Radar Bromo, tidak ada pengamanan dari pihak kepolisian saat warga melakukan aksi tersebut. Sulhan, 59, waga Dusun Lajuk, Desa Ngepoh yang saban hari melintasi jalan itu mengatakan, sangat terganggu dengan kondisi tersebut.

“Sebelumnya jalan ini bagus karena diaspal beberapa tahun lalu. Tapi, sekarang malah ambles karena sering dilewati truk dan dump truck muatan batu,” kata pria yang sehari-harinya sebagai buruh tani itu.

Hal senada disampaikan Nanang Kuswoyo, 38, warga desa setempat. Truk muat batu dari pabrik penggilingan batu yang berada di Desa Tamansari, diduga menjadi penyebab rusaknya jalan tersebut. Truk itu, menurut Nanang –sapaan akrabnya–, mulai banyak melintas pukul 05.00.

“Mulai pagi sampai sore, banyak truk muatan batu lewat jalan ini. Truk dari barat biasanya muatan batu besar dan kembali membawa batu pecahan yang sudah digiling. Akibatnya jalan rusak sampai ambles,” terangnya.

Kondisi itu, dikatakan Nanang, terjadi sekitar 4 bulan lalu atau sejak pabrik penggilingan batu itu beroperasi. Sementara jalan mulai terlihat ambles sekitar dua bulan terakhir. Warga, menurut Nanang, sempat melarang truk tersebut melintas. Setelah jalan rusak, tidak ada lagi truk yang lewat jalan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo Prijono mengatakan, jalan tersebut dibangun tahun 2015. Jalan itu dibangun oleh pemkab. Kemarin, Prijono sudah menugaskan stafnya untuk memeriksa kondisi jalan. (mas/rf)