Tanggul Kali Petung Ambrol, Sementara Diganjal 200 Kantong Pasir

BUGUL KIDUL – Tak hanya memicu banjir di sejumlah daerah. Hujan lebat yang mengguyur Kota Pasuruan pada Minggu malam hingga Senin pagi, juga membuat tanggul Kali Petung yang terletak di RT 2/RW 1 Kelurahan Bakalan, Kecamatan Bugulkidul, ambrol.

Tanggul yang ambrol ini berukuran 3 x 5 meter. Diduga ambrolnya tanggul ini dikarenakan hujan deras yang turun sejak Minggu petang.

Ambrolnya tanggul ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 20.00 atau bersamaan dengan meluapnya permukaan Kali Petung ke permukiman warga di Kelurahan Bakalan, Kecamatan Bugulkidul, Minggu malam. Syukur tidak ada korban jiwa dalam ambrolnya tanggul tersebut.

Hujan deras yang turun membuat debit air kali petung tinggi. Rupanya, debit air yang tinggi ini membuat tanggul yang berada di sebelah selatan jembatan Petung sisi timur terkikis.

Kalaksa BPBD Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah mengungkapkan kondisi bibir tanggul yang ambrol ini, disebabkan tidak kuat menghadapi terjangan debit Kali Petung. Pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi dengan penanganan sementara. Yakni, memasang 200 karung sandbag yang diperkuat dengan pagar bambu di pinggirnya.

BPBD juga melakukan kerja bakti dengan warga setempat dan relawan untuk membenahi bibir tanggul yang ambrol. “Kami sudah menyampaikan bibir tanggul yang ambrol ini pada Balai Sumber Daya Air (BSDA) Jawa Timur. Karena Sungai Petung ini merupakan kewenangan provinsi. Jadi penanganan perbaikannya pun berada di tangan mereka. Penanganan kami bersifat sementara,” katanya. (riz/rf)