Tiga Bulan, Begal di Manikrejo Rejoso Belum Terungkap

REJOSO – Sudah tiga bulan penyidik Polres Pasuruan Kota menyelidiki kasus pembegalan di Desa Manikrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Namun, satu pelaku yang saat itu berhasil lolos dari kejaran massa belum juga tertangkap. Polisi memastikan masih terus mencarinya.

Kasatreskrim Polresta Pasuruan AKP Slamet Santoso mengatakan, pihaknya sudah meminta keterangan korban, Sri Kuswandari, 50. Dari keterangan warga Desa Karanganyar, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, itu tersangka M. Andik tidak sendirian membegal dirinya.

Saat beraksi, pelaku yang berhasil kabur itu bertugas sebagai pengemudi motor saat memepet korban. Usai aksi mereka diketahui warga dari teriakan minta tolong korban, dia kabur ke area pesawahan sehingga lolos. Sedangkan, M. Andik menjadi bulan-bunalan warga hingga akhirnya tewas.

“Kami masih mengejar satu pelaku lainnya yang berhasil kabur. Sebab, keterangan dari saksi, aksi pembegalan itu tidak dilakukan sendirian, melainkan dua orang. Sejauh ini masih dalam pengejaran anggota,” ujar mantan Kapolsek Purwodadi tersebut.

Diketahui, Sabtu, 24 November 2018, M. Andik, warga Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, merengang nyawa usai tertangkap massa ketika hendak membegal motor milik Sri Kuswandari. Perampokan ini dilakukan tersangka di Jalan Desa Manikrejo, Kecamatan Rejoso. Kini, polisi masih terus memburu rekan M. Andik yang berhasil kabur. (riz/rud)