Banjir Kembali Rendam 7 Desa di 3 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan Wilayah Timur

TERJEBAK: Sebuah truk mogok saat melintas di Dusun Kebrukan, Desa Kedawung Kulon, Rabu (13/2) pagi. Hujan yang turun sejak Selasa (12/2) malam membuat 7 desa mengalami banjir. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

GRATI – Hujan deras yang datang Selasa malam (12/02) lalu kembali membuat daerah timur Kabupaten Pasuruan terendam banjir. Tercatat ada 7 Desa di 3 Kecamatan yang tergenang air. Bahkan paling parah di Dusun Kebrukan, Desa Kedawung Kulon, Grati yang tinggi banjirnya hingga mencapai 1 meter.

KESAMPINGKAN BANJIR: Sejumlah bocah di Kedawung Kulon menonton televisi di ruang tamu rumah yang tergenangi air. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Hujan deras memang cukup tinggi turun pada Selasa malam mulai pukul 20.00 sampai 21.30. Dari catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten setempat, intensitas hujan mencapai di atas 50 mm per hari. Hujan berkategori lebat itu sekitar 1,5 jam turun, dan membuat terjadi genangan di permukiman lantaran sungai Rejoso meluap.

Jumadi, 45, salah satu warga Dusun Kebrukan, Grati mengeluhkan kondisi rumahnya yang rutin terkena imbas banjir setiap kali hujan lebat. “Sejak Januari kemarin paling tidak sudah 4 kali kondisi parah banjir seperti sekarang ini,” keluhnya.

Dikatakan kalau hujan tinggi dan ada kiriman air dari atas dan membuat sungai Rejoso meluap. Dusun Kebrukan ini yang kondisinya paling parah. Rabu (13/2) pagi hari, genangan bahkan sampai sepinggang orang dewasa atau 1 meter. Akibatnya aktivitas warga jelas terganggu baik yang mau ke sekolah ataupun bekerja.

Dedi Candra Kusuma, 39, warga Dusun Kebrukan lainnya juga mengeluhkan kondisi yang membuat rumah mereka rutin terkena banjir. “Jelas menganggu, mau masak saja gak bisa. Harapannya ada solusi karena setiap hujan selalu tak nyaman karena pasti ada banjir,” ujarnya.

Bakti Jati Permana, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan menjelaskan bahwa curah hujan yang tinggi pada Selasa malam lalu memang membuat beberapa desa di 3 Kecamatan kembali terendam banjir. Untuk Winongan yang terimbas adalah Bandaran dan Winongan Kidul. Di Kecamatan Grati adalah Kedawung wetan dan Kedawung Kulon. Dan di Rejoso adalah Sadengrejo, Toyaning dan Pateguran.

“Selain karena intensitas hujan tinggi, juga ada kiriman air dari Lumbang wilayah Timur, sehingga membuat Sungai Rejoso meluap dan kembali terjadi banjir,” terangnya.

Tercatat puncak ketinggian air terjadi pagi hari sekitar pukul 06.00, paling tinggi dikatakan memang di Dusun Kebrukan hingga 1 meter. Sedangkan Winongan sekitar 30-40 cm dan Rejoso sekitar 20-30 cm. (eka/fun)