Kamar Penuh, Pasien di RSUD dr Moh Saleh Tak Bisa Pakai Fasilitas BPJS Kesehatan

MAYANGAN – Adanya kebijakan Permenkes yang tak membolehkan pasien untuk naik kelas dua tingkat, menimbulkan persoalan baru. Di RSUD dr Mohamad Saleh, kebijakan itu dikeluhkan pasien saat posisi rumah sakit penuh. Sehingga, mereka terpaksa naik ke kelas utama atau lebih dari dua tingkat, dengan konsekuensi, menjadi pasien umum.

Pengalaman itu terjadi pada Asiyah, seorang purnawirawan ABRI, asal Jalan Ikan Lumba-lumba, Kota Probolinggo. Ia mengeluhkan kebijakan BPJS yang tidak boleh naik dua tingkat. Akibatnya, fasilitas kesehatan (Faskes) miliknya tidak berlaku.

Mulanya, terang Asiyah, Jumat (8/2) malam, dia dilarikan di IGD RSUD Moh Saleh. Pihak medis menyatakan bahwa purnawirawan tersebut harus dirawat inap. Sayangnya, untuk kamar agar faskes miliknya bisa difungsikan sudah penuh. Sehingga, pihak rumah sakit menawarkan kamar di kelas utama. Dengan ketentuan faskes miliknya tidak berlaku atau ikut menjadi pasiem umum. “Di kelas dua dan satu itu penuh. Jadi, tidak ada kamar kosong, nah adanya di kamar utama,” terangnya.

Mengingat kondisi yang sudah mendesak, maka pihaknya pun sepakat jika ditempatkan di ruang utama. Selang empat hari dirawat, dia terpaksa memutuskan untuk pulang paksa. Mengingat, biaya yang dihabiskan cukup tinggi.

Terpisah, Wakil Direktur Pelayanan Medik RSUD Moh Saleh Dr. Taufiqurrahman mengatakan, sebenarnya ia tidak tega memberlakukan peraturan tersebut. Kendati demikian, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Mengingat pihak rumah sakit telah melakukan MoU dengan pihak BPJS. Jika tidak sesuai, maka pihak rumah sakit yang harus menanggungnya dan tidak bisa diklaimkan.

Menyikapi hal itu, Agung Kurniawan, bagian komunikasi publik pada BPJS Cabang Pasuruan menerangkan bahwa jika naik lebih dari dua tingkat, BPJS tidak bisa menanggung haknya. Hal itu sesuai dengan Permenkes 51 Tahun 2018. Selanjutnya, jika memang tidak ada kamar sama sekali, maka pihak faskes tersebut harus merujuk ke faskes lainnya yang tersedia kamar sesuai hak kelasnya. (rpd/fun)