PPS Bisa Rubah Daftar Pemilih Khusus, Mekanismenya Seperti Ini

PROBOLINGGO – Selain Penyusunan Daftar Pemilih tambahan (DPTb), KPU Kota Probolinggo saat ini masih memproses Daftar Pemilih Khusus (DPK). DPK ini akan mendata pemilih pemula atau warga yang baru saja punya hak pilih mau pun warga yang saat proses coklit terlewat dan tidak masuk dalam data.

“Untuk penyusunan DPK sebanyak 3 kali tahapan. Tahap pertama 27 Desember-5 Januari; Tahap ke kedua, 7 -17 Maret; tahap ketiga 5-10 April,” ujar Djoko Wahyudi, Komisionner KPU Kota Probolinggo dari Divisi Data Senin (11/2) lalu.

Dalam penyusunan DPK ini, PPS bisa melakukan perubahan terhadap DPK. Hal ini bisa terjadi jika jumlah pemilih di TPS melebihi kuota TPS. “Jika TPS penuh, maka PPS bisa menempatkan DPK kepada TPS-TPS yang masih memungkinkan untuk ditempati DPK asalkan tidak melebihi 300 pemilih,” jelasnya.

Djoko mencontohkan, jika dalam 1 kelurahan, jumlah pemilih di TPS melebihi Jumlah DPT plus surat suara maka bisa dilakukan perbaikan Daftar Pemilih tetap (DPT). “Contoh 1 Kelurahan Wonoasih, semuanya sudah 300. Ternyata DPK se-Wonoasih penuh, ada jumlah melebihi 306 (batas maksimal per TPS ditambah 2 persen) maka PPS bisa melakukan rekapitulasi perbaikan DPT,” ujarnya.

Rekapitulasi perbaikan DPT ini akan dilakukan berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, tingkat kota, tingkat provinsi sampai KPU RI. (put/fun)