Tiga Pemuda Asal Gending-Pajarakan Ini Dibekuk usai Bobol Rumah Kosong

GENDING – Tiga pelaku pencurian rumah kosong ini harus berurusan dengan Polsek Gending. Ketiga pelaku yang masih sekawanan ini ditangkap lantaran terlibat aksi pencurian dengan pemberatan (curat) sebuah rumah kosong di Desa Klaseman.

Mereka adalah Moch Roy Ainul Yaqin, 23, Slamet Ariadi, 32, keduanya adalah warga Desa Klaseman. Sedangkan satu tersangka lagi yaitu Dony Ari Sumbowo, Desa Tanjung, Kecamatan Pajarakan. Ketiganya ditangkap, setelah beraksi sebelum sempat melarikan diri.

Kapolsek Gending AKP Ohim mengatakan, kejadian curat itu terjadi pada rumah pelapor yakni Ali Zainal Mustofa di Dusun 3 Pasar 2 Rt 012/ Rw 006, Desa Klaseman. Kejadian itu terjadi Senin (11/2) lalu sekitar pukul 22.00. “Kejadian itu bermula ketika pemilik rumahnya tidak ada di rumah. Ia bersama dengan keluarganya ada di Kraksaan,” ujar Ohim.

Di Kraksaan, Zainal adalah seorang penjual makanan. Dia memiliki warung makan. Jadi mulai sekitar pukul 10.00 hingga malam, yang bersangkutan meninggalkan rumahnya di Klaseman untuk berjualan.

“Usai berjualan, pelapor pulang dan hendak masuk ke kamarnya untuk istirahat. Ketika itu kamarnya terkunci dari dalam. Padahal pemilik rumah tidak pernah mengunci kamarnya dari dalam,” ungkap kapolsek.

Karena curiga, Zainal mengecek melalui kaca jendela. Dia melihat di dalam kamarnya berantakan. Seketika itu, pemilik rumah langsung menghubungi kepolisian. “Petugas kami malam itu langsung ke lokasi. Dan benar ada barang yang hilang,” tandasnya.

Saat dirinci barang yang hilang antara lain uang Rp 16.400.000 terdiri dari pecahan Rp 2000, pecahan Rp 5.000, pecahan Rp 10.000 dan pecahan Rp 20.000. Juga 1 unit smartphone warna hitam serta 1 buah kunci cadangan kendaraan Pajero W1398RQ. “Jadi malingnya berhasil mengobok ngobok isi kamar. Malam itu juga kami langsung melakukan penyelidikan dan langsung dilanjutkan paginya,” tandasnya.

Tidak membutuhkan waktu lama bagi pihak kepolisian utnuk melakukan penangkapan. Selasa dini hari (12/2) petugas berhasil mengamankan ketiga pelaku. Dua di antaranya masih satu kampung dengan korban. Sedangkan satunya adalah rekan tersangka dari desa lain.

“Dari hasil penyelidikan mengarah kepada tiga orang pelaku. Malam itu juga kami langsung melakukan pengamanan kepada ketiganya,” ujarnya.

Para pelaku malam itu belum sempat menikmati hasil kerjanya usai mencuri. Mereka terlebih dulu diamankan oleh petugas tidak jauh dari lokasi kejadian yaitu masih berada di sekitar Klaseman. Selain berhasil mengamankan barang bukti hasil curian, petugas juga berhasil mengamankan alat yang digunakan untuk melakukan pencurian.

“Dari tangan para pelaku kami amankan uang tunai Rp 8.227.000, 1 buah smartphone, sebuah linggis, sebuah obeng, dan kunci asli Pajero nopol: W 1397 RQ. Mereka masih kami tahan di polsek demi kepentingan penyelidikan,” terangnya. (sid/fun)