Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau Bertambah Rp 14 Miliar, Bisa Dialokasikan untuk Ini

PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mendapatkan tambahan dana bagi hasil cukai tembakau (DBHCT). Awalnya, di APBD 2019, Pemkab hanya mengalokasikan anggaran pendapatan daerah dari DBHCT sekitar Rp 40 miliar. Namun, sesuai surat penetapan pagu dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, jatah pagu DBHCT Kabupaten Probolinggo sebesar Rp 54 miliar.

PASCA BENCANA: Rumah yang rusak akibat banjir di Tiris juga diupayakan untuk mendapat bantuan. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

Dengan begitu, pagu DBHCT tahun ini mendapatkan tambahan 14 miliar dari anggaran semula. Tambahan belasan miliar itu dibenarkan Kepala Badan Keuangan dan Aset Derah Kabupaten Probolinggo, Santiyono.

Saat dikonfirmasi, Rabu (13/2), Santiyono mengatakan, tahun anggaran 2019, telah mulai berjalan. Namun, ada sejumlah perubahan seiring adanya tambahan pendapatan daerah. Salah satunya, pendapatan dari dari DBHCT. Dimana, pekan lalu pihaknya mendapatkan surat dari Pemprov Jatim, terkait pagu DBHCT Kabupaten Probolinggo untuk tahun ini. Yaitu sekitar Rp 54 miliar.

Namun, semua itu tidak perlu dilakukan merubah APBD 2019 yang telah disahkan dan ditetapkan. Cukup dengan peraturan bupati (Perbup) Probolinggo, alokasi tambahan DBHCT itu diperuntukkan kegiatan tahun anggaran 2019.

Sementara itu, Santoso selaku Kabag Adminitrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten mengatakan, jatah pagu DBHTC tahun ini sangat besar. Yaitu sekitar Rp 54 miliar. Pagu itu naik 14 miliar dari pagu awal yang telah dialokasikan di APBD 2019. “Iya ada tambahan pagu DBHCT tahun ini sekitar Rp 14 miliar,” katanya.

Disinggung soal peruntukan tambahan pagu DBHCT tersebut, Santoso mengaku, sesuai petunjuk dari Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari, tim anggaran daerah telah membahasnya bersama. Dimana, pihaknya membagi dua kegiatan. Yaitu separo sekitar Rp 7 miliar untuk JKN (jaminan kesehatan nasional) dan separonya lagi untuk kegiatan infrastruktur fisik.

”Tambahan pendapatan daerah dari DBHCT itu sebagian diperuntukkan penanganan pasca bencana di Tiris, pembangunan fisiknya,” terangnya. (mas/fun)