Revitalisasi Alun-alun Kraksaan Rencana Digarap April Mendatang

KRAKSAAN – Revitalisasi Alun-alun Kraksaan yang akan dilakukan pada tahun ini rencananya akan dimulai pada April mendatang. Pemkab sudah menyiapkan konsepnya untuk pembangunan ikon Kabupaten Probolinggo tersebut yang kini sudah dalam tahap finishing. Denan begitu revitalisasi hanya tinggal pelaksanaan saja.

Anggaran untuk revitalisasi Alun-alun Kraksaan juga cukup besar. Sedikitnya sekitar Rp 3,2 miliar disiapkan. Bila tidak ada aral melintang, pengerjaan di bulan April bisa dilakukan pada pekan ketiga.

Kepada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan setempat Donny Ardianto mengatakan, proyek revitalisasi Alun-alun Kraksaan akan dilakukan pada terakhir di bulan April. Tetapi, menurutnya, untuk proses dimulainya proyek itu menunggu lelang seslesai.

“Anggarannya kan besar. Jadi untuk memulai proyek menunggu lelang selesai,” katanya.

Pria yang akrab disapa Donny itu menjelaskan, proyek itu akan dikerjakan dengan target sekitar lima bulanan. Sehingga bisa selesai pada bulan Agustus. Meskipun hanya lima bulan, pengerjaannya harus dilakukan dengan matang.

Pada tahap finishing ini di perencanaan, pihaknya terus mengkaji konsep utamanya segi arsitektur alun-alun. Ketika telah dipastikan selesai, maka nanti dilanjutkan pada tahap lelang. Pihaknya sendiri tidak menutup telinga terkait konsep yang sudah tahap finishing itu. Menurutnya, pihaknya masih menerima saran dan masukan terkait konsep.

“Konsip ini bakal merubah wajah alun-alun lama. Ada beberapa titik yang yang akan dilakukan perubahan,” jelasnya.

Pertama, pemandangan depan dari segi pepohonan akan dipoles secantik mungkin. Kemudian membangun trotoar mengelilingi alun-alun untuk pejalan kaki. Selanjutnya, juga akan menambah wahana bermain anak di dalam taman. Serta menyediakan fasilitas tempat gym mini untuk pengunjung yang mau berolah raga.

“Juga akan disediakan spot-spot tempat istirahat di sekitar taman,” ujarnya.

Lebih lajut, pihaknya juga akan melakukan pembongkaran pagar yang ada di sekeliling alun-alun. Pembongkaran pagar itu diperlukan karena alun-alun adalah tempat umum. Sehingga, tidak perlu ada pagar yang membatasinya.

“Tujuannya supaya pengunjung tidak ada batasan waktu berkunjung. Juga akan menambah lampu penerangan,” ujarnya. (sid/fun)