Toko Barat Pasar Baru Probolinggo Digarong, Kerugian Rp 60 Juta

MAYANGAN – Toko Aneka Rasa di Jl. Panglima Sudirman, barat Pasar Baru Kota Probolinggo, disatroni maling. Pelaku yang diduga berjumlah lima orang itu, beraksi Rabu dini hari (13/2) sekitar pukul 04.00. Dalam aksinya tersebut, pelaku berhasil menggasak rokok berbagai merek dengan total kerugian sekitar Rp 60 juta.

Then Wibowo, 56, pemilik toko mengungkapkan, saat kejadian ia beserta suami dan dua anaknya sedang tertidur pulas di lantai dua ruko tersebut. Pelaku masuk ke dalam toko sekitar pukul 04.00 dengan cara merusak pintu toko menggunakan gunting baja.

“Padahal, suami saya memasang banyak gembok di dalam pintu itu. Hal itu dilakukan untuk menghindari aksi pencurian. Ternyata pelaku merusak gemboknya. Pelaku masuk melalui samping pintu yang dirusak paksa dengan menggunakan gunting baja,” terangnya.

Dari rekaman yang terlihat di CCTV toko. Ada tiga orang yang masuk. Sayangnya, karena kondisi gelap, CCTV tidak bisa melihat dengan jelas pelaku. “Yang terlihat hanya senter pelaku. Soalnya, kondisi dalam toko gelap akibat lampunya dimatikan,” terangnya.

Kemudian, ketiga pelaku itu sempat membuka kotak uang toko. Di dalam kotak isinya hanya uang pecahan Rp 2 ribu, Rp 5 ribu, Rp 10 ribu, dan Rp 20 ribu dengan total Rp 2 juta. Duit itu biasanya digunakan untuk kembalian. Tak puas, mereka mencuri rokok berbagai merek.

“Kalau rokoknya untuk Surya 12, Dunhill, Marlboro, dan Dji Sam Soe saja masing masing satu karton. Selain itu, juga untuk rokok lainnya yang sudah dibuka banyak. Kalau untuk kerugian ditaksir Rp 60 juta,” terangnya.

Selanjutnya, rokok yang digondol oleh pelaku dikeluarkan melewati pintu yang dirusak. Di depan toko, terlihat bekas mobil yang terparkir. “Diperkirakan pelaku berjumlah lima orang. Tiga yang masuk, dua di luar. Untuk dua yang di luar ini, kemungkinan satu siap-siap mengemudi dan satu lagi terlihat memasukan ribuan rokok itu ke dalam mobil,” terangnya.

Dalam rekaman CCTV yang ada di dalam toko, aksi itu berlangsung sekitar satu jam. Mulai pukul 04.00 hingga pukul 05.00. Namun, baru diketahui pemiliknya sekitar pukul 06.00 pada saat hendak membuka toko. Seperti biasanya pada pukul 06.00, Sinto Wijaya, 58, (suaminya) turun membuka toko.

Namun, ia kaget melihat kondisi yang acak-acakan. Selain itu, pintu depan dirusak. Selanjutnya, suami langsung panggil saya. Pagi itu juga pemilik toko menghubungi camat berserta Babinsa dan pihak kepolisian datang untuk melakukan pemeriksaan.

Terpisah, Kapolsek Mayangan Kompol Ahmad Firman Wahyudi mengatakan, bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dengan kasus tersebut. Kita dalami dulu. Saat ini anggota masih melakukan proses penyelidikan,” singkat Kompol Firman. (rpd/rf)