Kejar Truk STNK-nya Tertukar, 2 PNS Kemenhub Tabrak Trotoar

BUGUL KIDUL– Nahas menimpa Yuwan Setiawan, 26, warga Desa Gebang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. PNS Kemenhub yang berdinas di Jembatan Timbang Rejoso itu mengalami kecelakaan lalu lintas.

Insiden itu berlangsung Jumat dini hari (15/2). Yuwan terlibat kecelakaan tunggal saat mengendarai motor Yamaha Vixion. Sebelumnya, ia mengendarai motor dengan nopol P 6675 SZ itu dari Jembatan Timbang Rejoso.

Ia saat itu membonceng Tommy Fajar yang merupakan rekan kerjanya. Dari Jalan Ir Juanda, Yuwan berbelok ke arah kiri memasuki Jalan Patimura, Kecamatan Bugul Kidul.

Petaka tiba saat kedua pegawai itu melaju di Jalan Patimura. Kala itu, kondisi lalu lintas terbilang cukup landai bahkan cenderung sepi. “Pemotor mengalami kecelakaan saat berbelok ke kanan di pertigaan jalan,” kata Kanit Laka Satlantas Polresta Pasuruan, Iptu Ahmad Jayadi.

Ia menjelaskan, Yuwan diduga mengendarai motor dengan laju kecepatan tinggi. Selain itu, ia juga menilai bahwa pemotor kurang berhati-hati serta tak menguasai medan jalan.

Saat berbelok, laju kecepatan motor masih tinggi hingga menabrak trotoar yang ada di sisi barat jalan. Akibat insiden yang terjadi sekira pukul 3.30 itu, kedua korban terlempar dari atas motor.

Mereka mengalami luka ringan. Petugas kepolisian dan warga setempat pun menolong keduanya untuk dilarikan ke RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan. “Korban hanya mengalami luka ringan. Sedangkan kondisi motornya rusak pada bagian depan,” ujar Jayadi.

Sejauh ini, Jayadi menyebut pihaknya sudah meminta keterangan dari kedua korban. Setelah itu, polisi menyimpulkan dugaan penyebab kecelakaan itu dikarenakan kedua petugas itu tengah terburu-buru.

“Informasi yang disampaikan, mereka tengah mengejar truk. Karena saat pemeriksaan di jembatan timbang, ada STNK yang tertukar dengan truk lain,” jelas dia. (tom/mie)