Pererat Sinergitas dengan AKD, Dorong Desa Terus Berinovasi

PASURUAN – Sinergitas antara jajaran Kepala Desa se Kabupaten Pasuruan dengan Jawa Pos Radar Bromo kian ditingkatkan. Pemberitaan-pemberitaan mengenai pembangunan dan inovasi yang menggeliat di lapis bawah dinilai cukup penting untuk dipublikasikan.

Perwakilan Asosiasi Kepala Desa dari 24 kecamatan itu menghadiri forum yang digelar di Gedung Segoropuro, Kamis (14/2). Suasana pun semakin gayeng ketika mereka mulai mendiskusikan program pemerintah desa dengan jajaran manajemen Jawa Pos Radar Bromo.

Ketua Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Pasuruan, Agus Supriyono menyampaikan, jalinan kerja sama dengan Jawa Pos Radar Bromo selama ini sudah berjalan dengan baik. Namun hal itu juga perlu ditingkatkan. Terutama untuk menyukseskan program-program pemerintah desa yang dimuat dalam rubrik Membangun Desa.

“Saat ini, tingkat keterbukaan dan transparansi keuangan desa di Kabupaten Pasuruan sudah maksimal. Terbukti dengan banyaknya desa yang mengikuti rubrik Membangun Desa, menyampaikan program-program yang ada di desa ke masyarakat luas melalui media,” kata Agus yang juga Kepala Desa Pleret tersebut.

Tak hanya itu, sejumlah usulan juga disampaikan dalam agenda kemarin. Diantaranya oleh Kepala Desa Plinggisan, Heru Supriyanto. Ia meminta agar kegiatan-kegiatan yang digelar di desa bisa diketahui oleh khalayak. Dengan begitu juga akan berdampak positif dalam hal promosi desa itu sendiri.

“Kami berharap kedepan, kegiatan atau event-event di desa yang sifatnya kemasyarakatan juga bisa dipromosikan melalui pemberitaan,” jelas Heru.

Sementara, General Manajer Jawa Pos Radar Bromo, HA Suyuti membeberkan bahwa program Membangun Desa selama ini sudah menjadi salah satu penilaan penggunaan dana desa di tingkat pusat. Ia juga mengapresiasi upaya pemerintah desa dalam menciptakan kinerja pemerintahan yang transparan.

MENUMBUHKAN INOVASI: Suasana pertemuan dengan asosiasi kepala desa se-Kabupaten Pasuruan yang Kamis (14/2) digelar di ruang Segoropuro. (Foto M Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)

“Untuk program Membangun Desa tahun ini, desa bisa mengeksplor potensi atau program inovasi lainnya. Program infrastruktur yang diekspos bisa ditunjang dengan program inovasi seperti BUMDes, Kopwan atau kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya,” ungkap dia.

Suyuti juga meyakini hal itu akan menjadi daya tarik tersendiri. Tak hanya bagi pembaca umum, melainkan juga bagi pemerintah desa lainnya. Sehingga tercipta suasana yang dinamis antar desa dalam berinovasi.

“Ketika publikasi dan kontennya menarik maka bisa memacu desa lain untuk turut mengembangkan programnya. Jadi ada persaingan positif untuk saling berinovasi,” pungkas dia. (tom/fun)