Bermula dari Ngidam, Ibu asal Tongas Ini Ketagihan Makan Sabun Mandi

Mubarokatul Khosi’ah yang biasa disapa Khosi’ mendadak viral di media sosial (medsos). Itu, setelah videonya yang sedang asyik makan sabun mandi layaknya makan es krim, diunggah di facebook (FB) dan Instagram.

ARIF MASHUDI, Tongas

Khosi’ tinggal Dusun Sumberan Tongas RT 1/RW 2, Desa Dungun, Kecamatan Tongas. Tidak sulit menemukan rumah ibu satu anak itu. Saat ditemui wartawan Jumat (15/2), Khosi’ tengah bersama suami dan anaknya di rumah.

Mengetahui ada sejumlah awak media datang, Khosi’ tidak canggung menunjukkan kebiasaan barunya. Apalagi kalau bukan makan sabun mandi. Khosi’ pun mengambil mangkok berisi air. Kemudian, sabun itu dibasahi dan dimakan, layaknya makan es krim.

Selama makan sabun mandi itu, tidak tampak wajah Khosi’ jijik ataupun mual. Kebiasaan makan sabun mandi diakui Khosi’ bermula saat dirinya tengah hamil anak pertama. Tahun lalu, saat dirinya usia kehamilan 3 bulan, mendadak dirinya ingin sabun. Karena menganggap bagian dari ngidam, ia kemudian membeli sabun mandi.

Sabun mandi itu kemudian diciumnya. “Pas cium-cium bau wangi sabun itu, saya tiba-tiba pengen makan. Akhirnya saya cicipin kok enak. Jadi, sabun itu saya kasih air dan dimakan kayak makan es krim,” kata istri Choirul Anwar itu.

Perempuan kelahiran Probolinggo, 18 Februari 1997 itu mengaku, selama hamil dirinya tetap suka makan sabun mandi. Biasanya, kebiasaan itu dilakukan saat dirinya mandi atau sengaja ke kamar mandi untuk makan sabun. “Saya biasanya makan sabun itu pas mandi. Kalau makan sabun di luar, takut dimarahi suami,” ujarnya.

Khosi’ mengaku, awalnya suaminya sudah mengingatkan untuk tidak makan sabun. Apalagi sedang hamil. Namun, namanya keinginan, susah dibendung. Khosi’ diam-diam makan sabun saat berada di kamar mandi. Beruntung, kondisi dirinya dan bayinya dalam kandungan tidak ada masalah.

Bahkan, 23 Januari 2018 lalu, anak pertamanya lahir dengan persalinan normal. Kini, anaknya sudah berusia 13 bulan dan tidak ada masalah kesehatan. “Saya tidak pernah cerita ke bidan soal kebiasaan saya makan sabun. Selama ini, saya tidak ada keluhan sakit apa karena makan sabun. Termasuk anak saya selama di kandungan sampai sekarang, Alhamdulillah baik-baik saja,” ungkapnya.

Ditanya apa yang dirasakan saat makan sabun itu? Khosi’ mengaku sabun yang dimakan rasanya sebenarnya pahit, bukan manis. Tapi, karena dirinya suka, terutama dengan bau wanginya. “Terserah sabun bau aroma wangi apa, terpenting sabun batang. Kalau sabun cair saya belum pernah,” ujarnya.

Khosi’ mengaku, sekitar sepekan lalu ia sedang bersama teman-teman pondok pesantren tempatnya menimba ilmu. Saat itulah, temannya merekam adegan makan sabun. Ternyata, temannya itu mengunggah video tersebut ke medsos. Khosi’ tak menyangka videonya kemudian viral.

Karena unggahan videonya menjadi viral, dikatakan Khosi’, dirinya sempat dihubungi oleh salah satu stasiun televisi. Informasinya berniat untuk mengundang dirinya dalam acara televisi. Namun, ia belum menyanggupi dan belum juga ada kepastian. ”Sempat sudah ada yang hubungi dan tanya. Tapi, saya belum tahu kepastiannya karena saya juga belum jawab,” tuturnya.

Choirul Anwar, suami Khosi’ mengaku, ia baru mengetahui kebiasaan tak lazim sang istri sekitar satu bulan terakhir. Sebab, saat istrinya hamil dan ngidam makan sabun, sudah diingatkan untuk tidak dilanjutkan. Karena sedang hamil dan bahaya bagi kesehatan bayi dalam kandungan.

Tetapi, ternyata istrinya diam-diam tetap makan sabun mandi itu. “Untungnya tidak mengganggu kesehatan. Bahkan, istri saya melahirkan dengan normal,” ungkapnya. (rf)