Hidupkan Lagi 50 Koperasi Tak Aktif, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab

BANGIL – Sebanyak 657 koperasi di Kabupaten Pasuruan, tidak lagi aktif. Karena itu, Pemkab Pasuruan berupaya untuk merevitalisasi koperasi yang tidak aktif. Targetnya, 50 koperasi bisa direvitalisasi.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Pasuruan Henis Wisiyanto menguraikan, jumlah koperasi di Kabupaten Pasuruan mencapai 1.607 unit. Sayangnya, tidak semuanya dalam kondisi aktif.

Saat ini, koperasi yang aktif ada 950 unit. Sementara sisanya sebanyak 657 koperasi, tak lagi aktif.

Tak aktifnya lagi koperasi tersebut, dipengaruhi berbagai faktor. Salah satunya, tutupnya perusahaan, sehingga mempengaruhi keberlangsungan koperasi tersebut.

“Atau bisa juga karena anggotanya kurang memahami perkoperasian ataupun faktor lainnya. Sehingga, pengelolaan koperasi tidak jalan seperti yang diharapkan,” jelas Henis.

Henis mengaku, tengah berusaha untuk merevitalisasi koperasi-koperasi yang tak aktif tersebut. Sehingga, koperasi-koperasi yang dimaksud bisa “hidup” kembali dan memberikan dampak positif terhadap ekonomi anggotanya.

Upaya itu akan dilakukan bertahap. Sepanjang 2 tahun antara 2018 hingga 2019 ini, diancang-ancang 50 koperasi akan direvitalisasi. Sehingga, koperasi ini bisa aktif lagi. “Sekarang masih proses pendampingan,” imbuhnya.

Sejauh ini, baru 20 persen dari target tersebut yang mulai aktif. “Sekarang baru 10 unit atau 20 persen dari target yang sudah aktif. Kami upayakan, hingga akhir 2019 target sebanyak 50 koperasi itu bisa direvitalisasi,” pungkasnya. (one/fun)