Kebutuhan Dokter di RSUD Bangil Sudah Cukup, Ini Modal Manajemen untuk Akreditasi

SUDAH LENGKAP: RSUD Bangil dipotret saat pagi hari. Rumah sakit yang berlokasi di Raci ini berupaya untuk naik tipe B. (Foto: Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

BANGIL – Selain kelengkapan sarana dan prasarana, keterpenuhan SDM juga menjadi salah satu faktor penilaian untuk kenaikan kelas rumah sakit. RSUD Bangil sendiri, sudah melengkapi kebutuhan dokter dasar. Yaitu, subspesialis untuk dokter anak dan kandungan.

Direktur RSUD Bangil Loembini Pedjati Lajoeng mengatakan, saat ini tipe kelas RSUD Bangil memang masih C. Namun, sarana dan prasarana sudah setara dengan rumah sakit tipe B. Karena itu, pihaknya optimis RSUD Bangil bisa naik kelas. Dari tipe C menjadi tipe B.

Sebelumnya, memang ada kendala untuk memenuhi dokter subspesialis. Provinsi Jawa Timur akhirnya hanya mewajibkan untuk melengkapi dokter subspesialis dasar, yaitu dokter anak, perinatologi, dan kandungan.

“Dan, Alhamdullilah sudah kami penuhi sejak bulan Agustus tahun lalu. Jadi, kebutuhan SDM sudah lengkap,” terangnya.

Humas RSUD Bangil Ghozali menambahkan, selain menambah dokter subspesialis, pihaknya juga menambah Poliklinik Psikiatri dan Poli Eksekutif. Poliklinik Psikiatri adalah layanan kepada pasien yang memiliki masalah gangguan kejiwaan. Sedangkan Poli Eksekutif adalah layanan untuk masyarakat yang ingin berobat layaknya pelayanan swasta dan non BPJS.

“Termasuk menambah alat cuci darah dari empat menjadi tujuh unit dan mengembangkan e-parking, juga antrean online,” pungkasnya. (eka/fun)