Daop IX Jember Tambah Satu Armada KA di Stasiun Pasuruan

PANGGUNGREJO – Daerah Operasi (Daop) 9 Jember menambah jumlah armada KA yang berhenti di Stasiun KA menjadi 12 armada mulai bulan ini. Satu armada KA baru yang berhenti di Stasiun Pasuruan ini, adalah KA Wijaya Kusuma dengan rute Cilacap-Banyuwangi.

Humas Daop 9 Jember Lukman Arif mengungkapkan, penambahan armada itu sudah beroperasi sejak awal bulan. Rangkaian KA Wijaya Kusuma ini terdiri dari empat gerbong eksekutif, dan tiga gerbong premium, dengan total kapasitas 392 tempat duduk.

Ada 12 perjalanan kereta api jarak menengah dan jarak jauh yang berhenti di Stasiun Pasuruan. Selama ini, hanya ada 11 armada KA yang berhenti di Stasiun Pasuruan.

Yakni, KA Probowangi relasi Surabaya-Banyuwangi, KA Rangga Jati relasi Jember-Cirebon, KA Logawa relasi Jember-Surabaya-Purwokerto, KA Tawang Alun relasi Banyuwangi-Malang dan KA Logawa relasi Purwokerto-Jember.

Kemudian, KA Sri Tanjung relasi Banyuwangi-Yogyakarta dan Yogyakarta-Banyuwangi, KA Wijaya Kusuma relasi Banyuwangi-Cilacap, KA Rangga Jati relasi Cirebon-Jember, KA Tawang Alun relasi Malang-Banyuwangi dan KA Probowangi relasi Banyuwangi-Surabaya.

“Mudah-mudahan dengan berhentinya KA Wijaya Kusuma relasi Cilacap-Banyuwangi di Stasiun Pasuruan, bisa membantu aktivitas masyarakat di sekitar Kota Pasuruan yang hendak bepergian ke Jember dan Banyuwangi ataupun turun di Stasiun Pasuruan,” jelasnya.

Lukman menyebut, penambahan armada KA yang berhenti di Stasiun Pasuruan ini bukannya tanpa alasan. Sebab, jumlah masyarakat Kota Pasuruan yang menggunakan moda transportasi KA, meningkat setiap harinya. Baik yang berangkat atau pun turun di Stasiun Pasuruan.

“Kalau setiap harinya rata-rata mencapai 100 penumpang. Jumlah ini naik saat akhir pekan menjadi sekitar 150 penumpang. Kalau long weekend bisa mencapai 200 sampai 250 penumpang. Karena itulah, kami menambah armada sebegai wujud peningkatan pelayanan pada masyarakat,” katanya. (riz/rf)