Motor Adu Moncong di Paiton, Pemuda asal Sumurdalam Besuk Tewas

PAITON-Kecelakaan maut terjadi di jalur pantura masuk jalan raya Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Kejadian naas itu melibatkan dua motor yang saling adu banteng. Akibat kejadian itu, satu orang tewas.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, kecelakaan maut itu terjadi Sabtu (16/2) sekitar pukul 22.00. Bermula dari motor bernopol N-6223-NV yang dikendarai oleh Diki, 22, warga Desa Sumurdalam, Kecamatan Besuk yang melaju dari arah barat ke timur. Ia berboncengan dengan Fahmi, 17, warga Kebonagung, Kecamatan Kraksaan.

Keduanya saat itu berkendara di belakang kendarain lain yang tidak dikenal. Hingga sampai di lokasi kejadian, mereka berusaha mendahuli kendaraan yang ada di depannya.

Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Ipda Nyoman Harayasa mengatakan, saat itulah kejadian nahas itu terjadi. Diki yang mengemudikan motor tersebut diduga kurang mempertimbangkan haluan.

Ia saat itu melaju terlalu ke arah kanan. “Padahal, dari arah yang berlawanan yaitu timur ke barat ada kendaraan lain yang melintas. Sehingga terjadi kontra (tabrakan adu moncong),” tandas Nyoman.

Motor yang dari arah berlawanan itu bernopol P-5357-UM dikemudikan Arip, 20, warga Desa Sumberan, Kecamatan Besuk. Arip, berboncengan dengan Bahul, 20, yang masih satu desa dengannya. “Setelah terjadi adu banteng itu, kemudian kedua kendaraan itu terjatuh,” jelas Nyoman.

Karena kecelakaan itu, jalan didaerah tersebut sempat macet. Tetapi itu tidak berlangsung lama. Setelah korban dievakuasi, jalan kemudian kembali lancar.

Para korban sendiri langsung dilarikan ke RS Rizani Paiton untuk mendapatkan perawatan. “Korban meninggal atas nama Diki. Ia meninggal setelah dirawat di rumah sakit, ” jelas kanit. (sid/mie)