Pemkab Probolinggo Dapat Kuota 240 Orang untuk Rekrutmen PPPK

KRAKSAAN – Kabar gembira bagi para guru tidak tetap (GTT) dan penyuluh pertanian di Kabupaten Probolinggo. Pasalnya, pemkab membuka penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Sesuai kuota yang diberikan dari pemerintah pusat, total ada 240 orang.

Rinciannya, guru 155 orang dan penyuluh pertanian sejumlah 85 orang. Hal itu tertuang dalam surat Menteri Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB), tentang pengadaan PPPK tahap I tahun 2019. “Rekrutmen sudah kami umumkan di website Kabupaten Probolinggo dan BKD,” kata Plt Kepala Dinas Kominfo Tutug Edi Utomo.

Tutug –sapaan akrabnya– menjelaskan, penerimaan PPPK tahap I tahun ini, tidak ada lowongan untuk tenaga kesehatan. Yang ada hanya guru dan penyuluh pertanian. Nantinya, sistem seleksi PPPK tahap I ini, menggunakan computer assisted test (CAT) UNBK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dengan begitu, peserta bisa langsung mendaftar secara online dan mengikuti aturan dan ketentuan dari pusat. ”Pendaftaran sendiri paling lambat besok (Minggu, 17/2, Red). Apakah akan ada perpanjangan massa pendaftaran, kita masih belum dapat informasi terkait itu,” terangnya.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo Dewi Korina. Ia mengapresiasi adanya rekrutmen tersebut. “Kami sendiri tetap akan memprioritaskan guru honorer K-2, tapi harus memenuhi syarat dan ketentuan dalam penerimaan PPPK dari pusat itu,” terangnya. (mas/rf)