Tepergok Hendak Curi Motor di Pandaan, Remaja asal Wonorejo Dimassa

PANDAAN–Zainul Arifin, 18, Minggu siang (17/2) jadi bulan-bulanan warga. Itu setelah aksi remaja asal Dusun Blusuk, Desa Karangsono, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasurruan saat membawa kabur motor tepergok warga di Pandaan.

Dia tepergok saat hendak mencuri motor Honda Beat milik Agus Supriadi, 49, asal Dusun Jetak, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan. Saat itu, ia hendak mencuri motor korban yang diparkir di teras depan rumah.

“Warga memergoki pelaku berusaha mencuri motor saya, posisi sedang parkir di teras depan rumah. Motor tak sampai hilang, sebaliknya pelakunya malah tepergok dulu,” ungkap Agus Supriadi saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo di Mapolsek Pandaan.

Menurut Agus, insiden pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 12.30. Siang itu, korban tak menyadari jika rumahnya dimasuki pelaku. Justru warga sekitar yang pertama kali mengetahuinya.

Warga yang mengetahuinya merasa geram dan saat itu juga pelaku menjadi sasaran amuk massa hingga babak belur. Saat aksinya diketahui warga, pelaku tak sempat melarikan diri dari TKP. Beruntung petugas dari Polsek Pandaan cepat tiba di lokasi kejadian dan langsung mengamankan pelaku.

Selanjutnya, pelaku yang didapati mengalami luka pada bagian wajah, dibawa ke IGD Puskesmas Pandaan untuk mendapatkan perawatan medis. Baru setelah mendapat perawatan, pelaku dibawa ke Mapolsek Pandaan.

“Tahunya warga, pelaku pegang setir motor dan hendak membawa kabur. Dia datang dengan siapa saja, kami tidak mengetahuinya secara persis,” cetusnya.

Terpisah, Kanitreskrim Polsek Pandaan Iptu Suparlan membenarkan kejadian percobaan pencurian motor ini. Dan, kasusnya sendiri dalam proses lidik lebih lanjut di mapolsek.

Selain menangkap pelakunya, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit motor Honda Beat. Polisi juga memeriksa dua orang saksi dalam kejadian percobaan curanmor ini.

“Pelakunya sudah kami amankan di mapolsek. Kasusnya proses lidik. Saat diinterogasi, perkataan sekaligus pengakuannya cenderung menclamencle. Apakah yang bersangkutan alami gangguan jiwa atau tidak, tentunya kami telusuri dan dalami lebih lanjut,” katanya. (zal/fun)