Anak Pejabat Pemkab Pasuruan Terlibat Kecelakaan di Pleret, Nyawanya tak Tertolong

DIAMANKAN: Mobil Avanza yang menabrak korban diamankan di markas Satlantas Polres Pasuruan Kota, usai terlibat kecelakaan di Jalan raya Warungwodo, Senin (18/2) pagi. Inset: Identitas korban. (Foto M Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

POHJENTREK – Nahas menimpa Izzuddin Raviedz Helmy, 32, warga Desa Gambirkuning, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Ia mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Senin (18/2).

Akibatnya, nyawa anak dari Zainuddin yang merupakan Kepala Bakesbangpol Kabupaten Pasuruan itu tak tertolong.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, insiden itu berlangsung sekitar pukul 07.30. Izzuddin sebelumnya mengendarai motor Yamaha Mio dengan nopol N 4238 TAE. Ia berjalan dari arah selatan ke utara atau di Jalur Warungdowo-Pasuruan.

Sementara arus lalu lintas pagi itu terbilang cukup ramai. Terutama, banyaknya kendaraan roda empat yang lalu lalang. Setibanya di Jalan Raya Pleret, tepatnya didepan Pemandian Katak Riang, Izzuddin berusaha mendahului kendaraan yang melintas tepat didepannya.

“Korban mendahului kendaraan didepannya dari arah kanan. Kemudian terjadi senggolan dengan kendaraan yang disalip itu,” ungkap Kanit Laka Satlantas Polresta Pasuruan, Iptu Ahmad Jayadi.

Setelah mengalami senggolan, akibat yang didapat korban cukup fatal. Motor yang dikendarainya tak terkendali dan oleng ke kanan. Disaat yang sama, melintas sebuah mobil Toyota Avanza dengan nopol L 1059 IU dari arah berlawanan. Atau di Jalur Pasuruan-Warungdowo.

Mobil berwarna silver itu dikemudikan oleh Senaidi, 55, warga Kelurahan Randusari, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Motor yang dikendarai Izzuddin oleng hingga memasuki jalur berlawanan.

Lantaran jarak yang terlampau dekat, Senaidi tak mampu mengendalikan laju kendaraan hingga terjadilah tabrakan. Kedua kendaraan tersebut beradu samping. Usai tertabrak, korban terlempar ke arah kiri.

Motornya mengalami rusak parah pada bagian depan dan setang kemudi. Korban sendiri meregang nyawa di lokasi kejadian. “Korban mengalami perdarahan dari bagian hidung serta kedua kakinya patah tulang,” ungkap Jayadi.

Petugas kepolisian kemudian mengevakuasi jasad korban ke ruang pemulasaran RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan untuk divisum. Selain itu, polisi juga sempat melakukan olah TKP pasca kejadian tersebut. (tom/fun)