Jalan Rusak ke Wisata Mangga Rembang Dianggarkan Rp 1,2 M

REMBANG – Pemkab Pasuruan bakal memperbaiki akses jalan menuju wisata petik mangga di Rembang. Dana yang dianggarkan cukup besar, yaitu Rp 1,2 miliar.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, jalur ke wisata petik mangga di Dusun Watulunyu, Desa Oro-oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang, memang rusak parah. Ditambah dengan musim hujan, sehingga lubang-lubang di jalan banyak yang tergenang.

Samsul Arifin, 56, warga Dusun Watulunyu, Desa Oro oro Ombo Kulon mengatakan, jalan di Dusun Watulunyu ke arah wisata petik mangga memang rusak parah. Kendati pernah ada perbaikan 2 tahun yang lalu. Tapi rusak lagi lantaran tanah di sana merupakan tanah bergerak.

“Memang pernah ada perbaikan 2 tahun lalu, tapi gak lama berantakan lagi atau rusak karena di sini tanah bergerak,” terangnya.

Apalagi jalur dari Dusun Watulunyu ke Sidegung ini memang cukup ramai. Baik kendaraan roda dua ataupun roda empat. Bahkan, saat musim mangga, lebih banyak kendaraan yang lewat.

Kerusakan jalan, menurut Samsul Arifin, saat ini meresahkan warga sekitar yang sering lewat. Diharapkan segera ada perbaikan jalan. Apalagi jalan tersebut sudah ditetapkan sebagai jalur wisata petik mangga.

Hari Apriyanto, kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan memastikan akan ada perbaikan jalan ke wisata petik mangga. “Ada perbaikan jalan sebagai penunjang pariwisata petik mangga, untuk jalur dari Watulunyu ke Sidegung, Kecamatan Rembang. Dananya dianggarkan Rp 1,2 miliar,” terangnya.

Karena merupakan tanah gerak, menurut Hari, perbaikan jalan rencananya akan dipavingi. Saat ini sedang tahap survei jalan, termasuk untuk melihat berapa kilometer yang butuh diperbaiki.

“Targetnya kalau survei dan lelang lancar, bulan Mei sudah ada pengerjaan untuk perbaikan jalan di sana,” pungkasnya. (eka/hn)