Pembacok Tetangga di Purwodadi Dites Kejiwaannya

PURWODADI – Polisi masih mendalami kasus pembacokan yang dialami Abdul Cholik, 50. Polisi sudah mengamankan pelakunya yakni Hurmatihim, warga Dusun Welang, Desa Semut, Kecamatan Purwodadi. Hanya saja, polisi belum menetapkan statusnya.

KORBAN: Abdul Cholik mendapat perawatan usai dibacok Hurmatihim. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

Hurmatihim sendiri saat ini sudah berada di RSJ Lawang. Pelaku yang masih tetangga dengan korban tersebut, masih perlu diperiksa kejiwaannya. Alasan itulah yang membuat polisi belum menetapkan status Hurmatihim.

“Proses lidiknya jalan terus, dan sudah dua orang saksi kami periksa. Untuk penetapan pelakunya menjadi tersangka masih belum, kami tunggu hasil tes kejiwaan pelaku turun dari RSJ Lawang,” jelas Kanitreksrim Polsek Purwodadi Aiptu Joko Santoso.

Kanitreskrim menyebutkan hasil dari tes kejiwaan terhadap pelaku, ia sebutkan, penting sebagai dasar untuk mengetahui yang bersangkutan dinyatakan positif mengalami gangguan jiwa ataukah sebaliknya. Karena hasil lidik dilapangan dan pemeriksaan saksi-saksi, Hurmatihim diketahui mengalami gangguan jiwa sejak masih kecil. Ia kerap kali berdiam diri di rumah terus atau jarang keluar rumah.

Seperti diberitakan sebelumnya, Hurmatihim membacok Abdul Cholik menggunakan sabit, Jumat (15/2) sekitar pukul 21.00. Saat itu korban sedang menonton televisi di dalam rumahnya. Entah mengapa tiba-tiba pelaku membacok korban dengan sabit. Akibatnya, korban mengalami luka pada bagian kepala dan punggung. Beruntung nyawanya tertolong.

Di TKP pasca kejadian, pelaku tak sampai babak belur diamuk massa. Mengingat warga sekitar sudah tahu persis kondisi dan latar belakang pelaku.

“Penetapan tersangka sekaligus proses hukumnya lanjut ataukah tidak, kuncinya ada di hasil tes kejiwaan pelaku. Sudah kami koordinasi dengan pihak RSJ Lawang, infonya dalam proses dan tentunya masih menunggu,” ungkapnya. (zal/fun)