Sembunyikan SS di Balik Sarung, Pengedar asal Rembang Dibekuk

PURWOREJO – Didik Handika, 25, warga Desa Wonokerto, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan harus berurusan dengan polisi. Itu setelah pria yang kesehariannya bekerja serabutan ini diketahui mengedarkan sabu-sabu.

Penangkapannya berawal dari informasi masyarakat. Ia dibekuk oleh Satreskoba Polresta Pasuruan pada Sabtu lalu (26/1) sekitar pukul 20.56. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB) yang disembunyikan di balik sarung yang dikenakannya.

Di antaranya, satu klip sabu seberat 0,62 gram, satu bungkus rokok dan satu smartphone. Didik ditangkap hasil pengembangan dari penangkapan Muhammad Hasan yang ditangkap di jalan Raya Bendungan di saat yang hampir bersamaan.

“Didik kami amankan di pinggir Jalan Dusun Sembong, Desa Kedung Banteng, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Penangkapannya bermula dari saudara Hasan dimana ia mengaku mendapatkan sabu-sabu dari Didik,” jelasnya.

Mantan Panit Diresnarkoba Polda Jatim ini menjelaskan kepada petugas, Didik mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan. Ia menjual dalam bentuk paket seberat setengah gram seharga Rp 600 ribu.

“Katanya, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ia dikenakan pasal 114 ayat 1 atau pasal 112 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancamannya lima tahun,” terang perwira dengan tiga setrip di pundaknya ini. (riz/fun)