Mulai Uji Coba Parkir untuk Urai Kemacetan Sekitar Pasar Baru

MAYANGAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo sejak Selasa (19/2), melakukan uji coba parkir baru di sekitar Pasar Baru. Uji coba ini akan dilakukan selama 2 minggu untuk melihat efektivitasnya.

Uji coba parkir ini akan mengatur lokasi-lokasi parkir kendaraan bagi roda 2, roda 4, serta becak. Lokasi-lokasi alternatif untuk parkir pengunjung pasar maupun toko telah disiapkan Dishub.

“Uji coba penataan parkir ini untuk mengurai kemacetan di sekitar Pasar Baru. Jika sebelumnya parkir di utara Pasar Baru ada dua baris, sekarang hanya boleh satu baris saja,” ujar Kepala Dishub Kota Probolinggo Sumadi.

Parkir di utara Pasar Baru sejak dari tikungan Jl. Brigjen Katamso sampai tikungan Pasar Gotong Royong bisa digunakan untuk kendaraan roda 2. Begitu juga dari tikungan Ruko Jl. Panglima Sudirman sampai Jl. Cut Nyak Dien, hanya bisa digunakan untuk sepeda motor.

“Sedangkan untuk kendaraan roda empat bisa diparkir tepat di depan Pasar Baru atau parkir di sisi selatan. Begitu juga dengan becak,” ujarnya.

Becak boleh parkir di depan pasar agar memudahkan pengunjung pasar, terutama pedagang keliling untuk mengangkat sayur. Dishub juga akan menempatkan petugas di lokasi-lokasi parkir tersebut untuk mengingatkan warga terkait uji coba parkir.

“Jika ada yang melanggar, sementara tidak disanksi karena ini kan masih tahap uji coba,” ujarnya.

Selain menempatkan petugas, Dishub juga memasang banner bertuliskan keterangan terkait uji coba parkir. “Penerapan uji coba parkir ini juga sudah mempertimbangkan keluhan dari pemilik toko. Pasti ada seperti itu. Tapi, ini kan juga demi kelancaran lalu lintas,” ujarnya.

Selain sekitar Pasar Baru, Dishub juga menata Jalan Gatot Subroto, terutama di lokasi yang rawan macet. Seperti sebelah utara pertigaan King. Lokasi ini rawan macet karena ada bahan bangunan, usaha bengkel serta kegiatan bongkar muat barang dari pertokoan.

“Selain itu, kami juga akan memeriksa Jalan Pahlawan. Karena dikhawatirkan pengunjung tidak bisa parkir di sebelah utara malah pindah parkir ke Jalan Pahlawan,” ujarnya.

Kegiatan uji coba parkir ini dilakukan Dishub sejak pukul 05.30. Sejumlah petugas baik dari Dishub dan Satlantas, diterjunkan untuk mengawasi jalannya program tersebut.

Bahkan Kadishub tidak segan mengingatkan pengendara motor untuk mengarahkan sepeda motor di sisi utara. Wakil Wali Kota Probolinggo Moch. Soufis Subri pun memantau uji coba itu.

Namun, tidak ada yang menyadari kehadirannya. Subri -panggilannya-. Ia datang dengan memakai sarung dan baju koko. Ia menggunakan helm teropong warna hitam. Di sekitarnya pun tidak tampak ajudan yang biasa mendampingi dalam tugas harian sebagai wakil wali kota.

Saat disapa, Subri enggan menjawab. Dia tidak ingin dikenali warga agar tidak timbul kehebohan saat penataan parkir dilakukan. Menurutnya, penataan parkir di sekitar Pasar Baru perlu segera dilakukan.

“Banyak keluhan dari masyarakat terkait macetnya arus lalu lintas di dekat Pasar Baru. Padahal, ini akses untuk melintas dari barat ke timur. Jalan ini ibarat jendela untuk Kota probolinggo,” ujarnya.

Subri mengakui, saat ini masih sebatas tahap uji coba. Dinas Perhubungan perlu melihat lebih dahulu respons masyarakat terkait pengaturan parkir ini. (put/hn)