Panitia Lelang Jabatan Tunggu Persetujuan KASN untuk Assessment Eselon II

PROBOLINGGO Assessment lelang jabatan eselon II di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo belum dibuka. Tim panitia seleksi (pansel) yang telah dibentuk, masih menunggu petunjuk dan persetujuan dari komisi aparatur sipil negara (KASN) Kemenpan RB.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Probolinggo, Abdul Halim. Saat dikonfirmasi, Halim mengaku sudah mendapatkan petunjuk dari Bupati Probolinggo, terkait tahapan dan jadwal assessment lelang jabatan eselon II tersebut. Pihaknya juga sudah membahas bersama tahapan dan jadwalnya.

”Tim pansel sudah rapat koordinasi (rakor) internal untuk menyusun tahapan dan jadwalnya,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Selasa (19/2).

Halim menjelaskan, pekan lalu pihaknya sudah menyampaikan pada KASN, terkait rencana assessment lelang jabatan eselon II beserta susunan tahapannya. Selanjutnya, pihaknya masih menunggu petunjuk dan persetujuan dari KASN, terkait rencana assessment jabatan eselon II tersebut. Jika memang disetujui, bisa langsung ke proses tahapan.

”Kami masih menunggu petunjuk dari persetujuan dari KASN. Kalau ada revisi atau hal yang harus diperbaiki, kami akan langsung perbaiki,” terangnya.

Apakah assessment lelang jabatan eselon II ini hanya untuk 5 jabatan OPD yang kosong? Halim mengaku, diperkirakan assessment lelang jabatan eselon II, khusus yang kosong saat ini. Sedangkan jabatan OPD yang bakal ditinggal pensiun tahun ini, masih belum masuk assessment tersebut.

Diketahui sebelumnya, lima jabatan eselon II yang kini masih kosong mulai dari Kepala Diskominfo yang ditinggal Tutug Edi Utomo menjadi Kepala Bappeda; Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sigit Sumarsono yang dimutasi menjadi kepala Inspektorat.

Selain itu jabatan eselon II lainnya yang kosong Kepala Dinas Kesbangpol; Dinas Pemuda Olaharga Pariwisata dan Budaya (Disporaparbud) dan Direktur RSUD Waluyo Jati Kraksaan. (mas/fun)