Puluhan Liter Arak Siap Edar Diamankan di Sebuah Rumah Kos di Maron

KRAKSAAN – Tim Reaksi Cepat (TRC) Satpol PP Kabupaten Probolinggo mengamankan puluhan liter miras jenis arak dari sebuah rumah di Desa/Kecamatan Maron, Selasa sore (19/2). Puluhan liter miras tersebut langsung dibawa ke Mako Pol PP di Kraksaan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, miras itu diamankan saat aparat penegak perda menggelar razia sekitar pukul 13.00. Razia rutin tersebut sejatinya untuk meminimalisir peredaran miras yang ada di Kabupaten Pasuruan.

Hanya saja petugas sebenarnya juga telah memantau lama sebuah rumah kos milik TH. Pasalnya, rumah kos itu ditengarai memperjualbelikan miras jenis arak.

Nah, saat razia, petugas langsung mendatangi rumah yang bersangkutan. Sampai disana, petugas langsung menggeledah rumah kos. Petugas sempat mengalami kesulitan saat melakukan penggeledahan. Pasalnya, arak tersebut disembunyikan di sebuah lemari untuk mengelabuhi petugas.

Meski demikian, petugas tetap berhasil menemukannya. Kontan saja arak yang jumlahnya ada 21 botol itu, disita.

Kasi Ops Dal Masyhudi Satpol PP setempat mengatakan, razia yang digelar sesuai dengan laporan masyarakat. Banyak masyarakat yang resah terhadap penjualan miras itu. Keresahan mereka karena pembeli dari pada arak oplosan itu bukan hanya orang dewasa tetapi, juga adalah kalangan pelajar.

“Kami amankan puluhan botol miras jenis arak, di dalam lemari rumah kos. Miras itu diperjual belikan kepada pelajar dan warga umum,” katanya.

Saat dilakukan razia itu, sang pemilik juga ada. Pihaknya memanggil pemilik rumah itu untuk datang ke mako. Pemilik rumah berjanji akan datang pada Rabu (20/2). “Besok (Rabu, red) janji datang. Besok akan kami berikan pembinaan dan jika diperlukan akan kenai kenakan tipiring (Tindak Pidana Ringan),” jelasnya.

Menurut Hudi sapaan akrabnya, peredaran miras di daerahnya sendiri masih marak terjadi. Karenanya pihaknya akan terus melakukan razia terhadap minuman itu. Hal itu, tentunya untuk menciptakan lingkungan Kabupaten Probolinggo yang aman dan jauh dari perbuatan haram.

“Kami akan meningkatkan operasi rutin untuk memberantas peredaran miras. Kami ingin menjauhkan anak anak muda ataupun masyarakat dari miras ini,” tegasnya. (sid/fun)