Residivis Pencurian asal Wonosunyo di Gempol Kembali Dipenjara usai Mencuri Bengkel

BANGIL – Pernah mendekam di balik jeruji penjara, tak serta merta membuat Susianto, 39, bertobat. Buktinya, lelaki asal Betro, Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol tersebut kembali berulah, hingga membuatnya kembali di penjara.

Tersangka ditangkap anggota Satreskrim Polres Pasuruan, Minggu dini hari (17/2). Ia ditangkap saat tengah istirahat di rumahnya sekitar pukul 00.30.

Kanitbuser Polres Pasuruan, Iptu Maryana mengungkapkan, tersangka ditangkap setelah aksi kejahatan yang dilakukannya. Ia menggarong bengkel motor yang ada di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol.

Aksi pencurian itu berlangsung Jumat 16 November 2018. Ia melancarkan aksi pencurian itu dengan merusak gembok pintu bengkel.

Korbannya, menimpa Muhammad Dian Habibi, 35, warga Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. “Tersangka melancarkan aksinya sekitar pukul 04.30. Ia membawa motor byson warna merah. Selanjutnya ia masuk bengkel setelah sebelumnya berhasil merusak gembok yang dipotong dengan tang,” kata Maryana.

Di dalam bengkel tersebut, tersangka menggondol sejumlah barang. Selain spartpart motor, tersangka juga membawa beberapa kaleng oli. Total kerugian korban mencapai Rp 10 juta.

“Selanjutnya, tersangka kabur. Korban baru mengetahui bengkelnya dibobol, pagi harinya,” tambah dia.

Atas kerugian yang menimpanya itu, korban kemudian melaporkan ke polisi. Dari laporannya tersebut, petugas kemudian bergerak melakukan penelusuran.

Upaya itu membuahkan hasil. Ia berhasil ditangkap di rumahnya saat tengah istirahat. Dari pemeriksaan tersebut, diketahui kalau tersangka bukan hanya sekali beraksi.

Sudah empat kali ia melakukan pencurian dan sekali melakukan penjambretan di wilayah Kabupaten Pasuruan. “Tersangka juga sudah dua kali masuk penjara atas pencurian yang dilakukannya,” tutur Maryana.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancamannya, 7 tahun penjara. (one/fun)