3 Buruh Outsourcing Di-PHK Picu Aksi Buruh yang Macetkan Jalan

MAYANGAN – Pemutusan hubungan kerja (PHK) tiga buruh PT Dinamika Daya Segara, memicu aksi solidaritas dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI). Rabu (20/2), FSPMI menggelar aksi damai membela tiga buruh yang bekerja di salah satu outsourcing di  PT Wings Surya di Probolinggo itu.

Aksi damai dilakukan dengan long march dari PT Wings Surya di Jl Profesor Hamka, Karang Tengah, Desa Laweyan, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Aksi dilakukan pukul 12.00 diikuti 100 orang lebih dari berbagai perusahaan yang tergabung dalam FSPMI.

Fauzi Hati, salah satu anggota FSPMI dari PT Borwita Citra Prima, Sidoarjo mengatakan, aksi itu merupakan aksi solidaritas atas dipecatnya tiga buruh yang bekerja di PT Dinamika Daya Segara. Setidaknya ada 100 pekerja yang ikut aksi solidaritas. Mereka berasal dari Probolinggo, Jember, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, dan Mojokerto.

Selanjutnya, aksi solidaritas yang dimulai di depan pintu gerbang PT Wings Surya tersebut akan berlangsung dengan cara long march sampai Sidoarjo. “Kami mulanya ingin bertemu dengan PT Wings Surya. Namun, pihak perusahaan tidak berkenan. Sehingga, kami long march sampai Sidoarjo,” terangnya.

Sayangnya aksi tersebut mengganggu arus lalu lintas yang ada. Sehingga, anggota kepolisian yang dipimpin Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal mendatangi barisan buruh yang sampai di  Hotel Bromo View.

Selanjutnya, dibantu oleh Kapolresta, mereka diminta datang ke Mapolresta dengan naik mobil pribadi dan mobil dinas Polresta. Tak hanya itu, Polresta juga memanggil manajemen PT Wings Surya.

Selanjutnya, perwakilan buruh dan manajemen dengan dimediasi Polresta melakukan diskusi dan koordinasi. “Saya berterima kasih banyak kepada Kapolresta yang telah memfasilitasi kami. Bahkan, yang mulanya pihak perusahaan enggan bertemu dengan kami malah dihadirkan,” ungkap Agus Supriyanto, wakil DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jatim.

Menurutnya, sudah ada beberapa masukan dan solusi. Namun, keputusannya masih menunggu koordinasi lanjutan.

Sayangnya, pihak manajemen enggan berkomentar banyak saat dikonfirmasi media ini. “Nanti saja, saya masih banyak agenda,” terang satu dari dua pria dari manajemen PT Wings Surya.

Sementara itu, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian menegaskan, pihaknya hanya memfasilitasi. Selanjutnya, akan ada koordinasi lanjutan yang dihadiri pula oleh Disnaker.

“Kami hanya memfasilitasi. Jadi, tadi ada beberapa usulan, masukan, dan solusi, namun belum final. Makanya, nantinya masih akan dilakukan koordinasi lanjutan yang akan dihadiri oleh Disnaker. Mengingat ini juga menjadi tanggung jawab Disnaker,” terangnya.

PHK sendiri dilakukan pada Muslim, Burhan, dan Anam. Ketiganya diberhentikan sepihak oleh PT Dinamika Daya Segara yang merupakan outsourcing PT Wings Surya di Probolinggo.

Alasannya, masa kontraknya habis. Selain itu, lebih dari 10 karyawan yang diberhentikan sepihak oleh perusahaan. Namun, hanya tiga yang masuk dalam FSPMI. Mereka berharap ketiganya kembali bisa bekerja.

Jika usulan itu tidak bisa disetujui, maka FSPMI akan meminta perusahaan memberikan hak ketiganya sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Salah satunya memberikan pesangon. Mengingat, dari ketiganya ada yang sudah bekerja lima tahun dan 8 tahun. Sehingga, berhak mendapat pesangon. (rpd/hn)