Intensif Uji Coba jelang Pra Porprov

KEMBALI MENANG: Tim Pra Porprov Kota Pasuruan ketika menjamu Tim Pra Porprov Kota Probolinggo di Stadion Untung Suropati, Rabu (20/2). Dalam petandingan ini, Tim Pra Porprov Kota Pasuruan unggul dengan skor 3-1. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN – Tim Pra Porprov Kota Pasuruan terus mematangkan persiapannya menghadapi laga babak kualifikasi awal Maret mendatang. Porsi latihan dan uji coba juga semakin ditingkatkan.

Dua kali laga uji coba sebelumnya, tim Porprov Kota Pasuruan, unggul. Pertama melawan tim Sari Roti FC dengan hasil 7-1. Kemudian, skor 5-2 saat melawan tim Pra Porprov Kabupaten Probolinggo.

Rabu (20/2), tim Pra Porprov Kota Pasuruan kembali menjalani laga uji coba. Lawannya juga tim yang memiliki level setara. Tim Pra Porprov Kota Probolinggo. Pertandingan yang digelar di Stadion Untung Suropati Kota Pasuruan itu berlangsung sengit.

Meski diguyur gerimis, kedua tim saling jual beli serangan sejak kick off babak pertama. Memasuki menit ke 27, striker Agies Armediansyah membuka gol perdananya. Pemain nomor punggung 10 itu memperlebar skor setelah wasit menghadiahinya dengan tendangan penalti di menit ke 35.

Selama babak kedua berlangsung, tim besutan Suhaimi terbilang banyak memiliki peluang. Sayang, tak satu pun yang berhasil dikonversi menjadi gol. Tendangan penalti yang diberikan kepada pemain tim Pra Porprov Kota Probolinggo di menit ke 39, justru berhasil ditepis kiper Humaidi.

Agies kembali tampil prima. Ia berhasil menembus lini belakang tim lawan hingga gol ke tiga tercipta di menit ke 45. Di menit akhir, tim lawan mencoba mempersempit selisih skor. Gol balasan tercipta setelah pemain Pra Porprov Kota Pasuruan melanggar hingga menyebabkan penalti. Gelandang Pra Porprov Kota Probolinggo Novandi menyumbangkan satu gol. Pertandingan berakhir dengan skor 3-1.

Pelatih Tim Pra Porprov Kota Probolinggo Hartono mengaku belum puas dengan hasil pertandingan ini. Timnya belum bisa menandingi kekuatan tim lawan. Meski laga uji coba itu dinilai cukup penting untuk memacu mentalitas dan menambah jam terbang anak asuhnya.

“Kami harus akui kalah materi. Karena Kota Pasuruan banyak pemain yang dari Liga 3. Kami hanya lima pemain saja yang dari Liga 3, sisanya masih pemain junior,” ujarnya.

Sementara, Pelatih Tim Pra Porprov Kota Pasuruan Suhaimi menyebut beberapa catatan yang didapat dari laga uji coba itu. Menurutnya, lini belakang masih sering meninggalkan posnya. Itu, akan menjadi kesalahan fatal ketika bertanding di laga sesungguhnya.

“Banyak faktor. Mungkin karena mereka sedang leading, akhirnya meremehkan. Striker juga perlu ketenangan ketika sudah dapat bola. Sehingga, peluang yang didapat tidak banyak terbuang,” ujarnya. (tom/rud/fun)