Pengedar Kejapanan Dibekuk, Polisi Temukan SS 0,7 Gram yang Sudah Siap Jual

GEMPOL – Seorang pengedar sabu berhasil diamankan Selasa (19/2) malam lalu oleh unit reskrim Polsek Gempol. Saat diamankan, polisi berhasil menyita barang bukti serbuk putih haram yang sudah dibagi dalam tiga plastik kecil.

Pengedar itu diketahui bernama Lukman Hakim, 24, warga Dusun Penanggungan, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol. Pria pekerja serabutan tersebut, dibekuk buser polsek setempat saat berada di tepi jalan kampung di Dusun Besuki, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol.

“Pelaku ini kami amankan dengan kasus sebagai pengedar sabu. Sebelumnya, pelaku dalam lidik petugas yang informasinya memang seorang pengedar,” ucap Kapolsek Gempol Kompol Maryono.

Pada saat penggerebekan berlangsung, pelaku tak melawan. Dia juga tidak sempat melarikan diri karena sudah dikepung petugas di TKP.

“Pengakuan pelaku, baru dua pekan ini menjadi pengedar sabu. Dapat barang dari seorang pengedar asal Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol yang kini buron,” tuturnya.

Petugas yang menggeledah pelaku, berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa tiga kantong plastik berisi sabu dengan berat 0,24, 0,24 dan 0,22 gram. Nah, dari tiga plastik inilah, indikasi pelaku merupakan seorang pengedar, yang biasa menjual narkoba dengan sebutan paket hemat.

Selain pelaku dan SS, satu buah HP dan satu unit motor Honda Beat warna putih, turut disita. Baik pelaku maupun barang buktinya pasca penggerebekan, kini berada di Mapolsek Gempol.

“Oleh pelaku, barang haram tersebut dijual ke para pemakai di sekitaran Kejapanan. Atas perbuatannya dijerat pasal 114 ayat 1 atau pasal 112 ayat 1 UU RI 35/2009 tentang narkotika, yang ancaman minimalnya empat tahun penjara,” cetusnya. (zal/fun)