Tangkapan Ikan Perairan Darat di Pasuruan Tembus Rp 11,5 Miliar

POTENSIAL: Budi daya ikan lele di Ranu Grati. Potensi ikan perairan darat di Kabupaten Pasuruan cukup besar. Setahun, mencapai Rp 11,5 m atau konversi dari tangkapan 500,3 ton. (Foto:Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

BANGIL–Angka hasil tangkapan ikan perairan darat di Kabupaten Pasuruan cukup fantastis. Yakni, mencapai Rp 11,5 miliar. Nominal itu merupakan konversi dari total jumlah tangkapan yang mencapai 500,3 ton.

Alamsyah Supriadi, kabid Kenelayanan pada Dinas Perikanan mengatakan bahwa perairan darat adalah perairan yang ada di daratan. Seperti sungai, danau, sampai waduk. “Untuk di sungai, danau, dan waduk juga ada potensi ikan. Dan, ini juga dimanfaatkan oleh nelayan termasuk warga sekitar,” jelasnya.

Untuk pendataan yang dilakukan di danau, dilakukan pada Ranugrati, bendungan di Purwosari, waduk Purwodadi, dan waduk Kejayan. Termasuk sungai-sungai di sepanjang Bangil, Beji, sampai Rejoso. Biasanya, nelayan ada memanfaatkan perahu, jala, bahkan juga menggunakana pancing biasa.

Dikatakan untuk perairan darat memang masih wewenang Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan. Berbeda dengan potensi SDA di laut yang sudah diambil Provinsi Jawa Timur. Sehingga, setiap tahun Dinas Perikanan juga bertanggung jawab menjaga ekosistem termasuk menjaga populasi ikan di perairan darat.

Sepanjang tahun 2018 kemarin, Dinas Perikanan mencatat hasil produksi ikan di perairan darat ada kenaikan. Dibandingkan tahun 2017 yang mencapai 304,6 ton, tahun 2018 lalu bisa mencapai 500,3 ton. Untuk tangkapan ikan tertinggi adalah jenis ikan nila, kepiting, lempuk, tombro, sampai tawes.

Meningkatnya jumlah tangkapan ini dikarenakan semakin banyak ikan perairan darat yang ditangkap baik oleh nelayan ataupun masyarakat umum. Juga karena rutin ada penambahan bibit ikan di sungai sampai danau. “Untuk hasil tangkapannya ada yang dijual ada juga yang dikonsumsi sendiri. Yang memanfaatkan ada nelayan ada juga warga sekitar termasuk juga penghobi,” terangnya. (eka/rf)