Polisi Duga Penemu Bayi di Hutan Betek Taman Adalah Ibunya

KUNJUNGI BAYI: Kapolres Probolinggo bersama istri melihat kondisi bayi perempuan di RSUD Waluyo Jati, Kamis (21/2). Bayi yang ditemukan pada Rabu (20/2) di hutan di Desa Betek Taman itu diduga dibuang oleh ibunya. (Foto: Istimewa)

Related Post

KRAKSAAN – Kepolisian Polres Probolinggo memaparkan hasil penyelidikan sementara kasus penemuan bayi di Dusun Tomangan, Desa Betek Taman, Kecamatan Gading. Dari hasil penyelidikan itu, bayi itu diduga adalah anak dari Ruwanida, 39, warga setempat yang pertama kali menemukan bayi perempuan malang tersebut.

Hal itu diungkap Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto kemarin (21/2). “Kami menerima laporan penemuan bayi itu beberapa waktu lalu. Mulai saat itu kami lakukan penyelidikan untuk menemukan orang tuanya, “ungkap pria yang akrab disapa Eddwi itu.

Kapolres menjelaskan, dari hasil penyelidikan sementara, ada indikasi bahwa orang tua dari pada bayi itu adalah yang menemkan pertama kali. Dia adalah Ruwanida. “Jadi dari hasil penyelidikannya seperti itu. Tetapi, kami masih terus mengumpulkan data dan keterangan saksi,” ungkapnya.

Sayang, kapolres tidak menjelaskan indikasi dari dugaan mengapa Rianida membuang bayi. Meskipun belum menyebutkan indikasi, Kapolres menyebutkan, alasan kenapa Ruwanida berbuat demikian karena merasa malu. Yaitu, malu karena ia melahirkan tanpa ada ayah dari pada bayi berjenis kelamin perempuan itu.

“Jadi Ruwanida itu malu karena anak diluar dari hubungan yang sah. Baik menurut agama dan negara. Karena itu ia melakukan sandiwara itu, ” tandasnya.

MASIH DISELIDIKI: Saat ini polisi masih menunggu kondisi penemu bayi. (Foto: Istimewa)

Pihak kepolisian sendiri hingga kemarin terus mencari siapa ayah dari pada bayi malang itu. Tujuannya untuk mengungkap dari pada sandiwara penemuan bayi. “Juga akan kami cari untuk lelakinya,” ungkapnya.

Meskipun penemunya yang diduga adalah ibu dari pada bayi tersebut, pihak kepolisian belum juga memanggilnya untuk dimintai keterangan. “Kondisinya masih drop. Jadi belum kami mintai keterangan, ” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Betek Taman, Kecanatan Gading, Kabuoaten Probolinggo digegerkan dengan penemuan bayi disebuah hutan. Bayi itu, kemudian dibawa ke puskesmas bago untuk mendapatkan perawatan. Rabu (20/2) lalu, bayi itu kemudian di pindah ke RSUD Waluyo Jati dan sampai sekarang. (sid/fun)