Usir Kucing Berujung Bakar Warung Sendiri, Warga Pakuniran Ini Terluka

PAKUNIRAN-Apes dialami Fauzi, 50. Warga Desa/ Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo itu, Jumat pagi harus melihat warungnya dilalap api. Selain itu, ia juga mendapatkan perawatan medis karena alami sejumlah luka bakar.

Insiden itu terjadi Jumat pagi (22/2) sekitar pukul 04.30. Pagi itu, Fauzi hendak membuka toko peracangan miliknya seperti biasanya.

Nah, saat membuka pintu toko itu, Fauzi dikejutkan dengan adanya seekor kucing di dalam toko. Ia lantas berupaya mengusir kucing dari dalam toko yang terbuat dari kayu triplek itu.

“Pemilik mengusir kucing itu dengan kayu. Tetapi, kucing itu tidak mau keluar juga dari dalam toko,” ujar Kapolsek Pakuniran, Iptu Habi Sutoko.

Lantaran saat itu kondisi di dalam warung masih sangat gelap, Fauzi pun berupaya menyalakan korek api. Tujuannya, agar ia bisa melihat kondisi sekitar untuk mengusir kucing itu.

“Korban tidak sadar kalau didekatnya itu ada bensin eceran yang dijualnya. Sehingga, ketika korek dinyalakan, api langsung membesar terkena bensin,” jelas perwira polisi dengan dua setrip di pundaknya itu.

Api pun dengan cepat membesar dan mengenai sebagian tubuh Fauzi. Ia lantas berupaya keluar dari toko dengan kondisi sebagian badan terbakar.

“Dibagian kaki sebalah kiri dan paha korban terkena percikan api. Oleh warga, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Pakuniran untuk mendapatkan perawatan. Tetapi, tidak lama kemudian diperbolehkan pulang,” ungkap kapolsek.

Sementara itu, Babun Nikmah, istri korban mengatakan, ia sedang berada didalam rumah saat kejadian itu. Rumahnya tidak jauh dari lokasi, yaitu tepat di belakang tokonya. “Ya, kaget saya ada teriakan. Saat itu, kan saya ada di dalam rumah langsung keluar untuk melihat, ” ujarnya.

Saat ia keluar dari rumahnya, ia melihat paha kiri suaminya masih menyala api. Sontak, kemudian ia membantu untuk memadamkannya. “Jadi selain memadamkan api pada korban, warga juga memadamkan api di tokonya. Tetapi ya begitu karena yang terbakar bensin dengan cepat menghanguskan, ” jelasnya. (sid/mie)