Kualifikasi Tinggi, Kuota Pengawas TPS Tak Terpenuhi

PASURUAN – Masa pendaftaran pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) di Kota Pasuruan, telah berakhir pada 21 Februari. Namun, kuotanya belum terpenuhi. Karenanya, Bawaslu Kota Pasuruan memperpanjang waktu pendaftaran selama tiga hari.

Ketua Bawaslu Kota Pasuruan Moh. Anas mengatakan, dalam petunjuk teknis (juknis) perekrutan PTPS, seharusnya memenuhi dua kali lipat dari jumlah tempat pemungutan suara (TPS). “Jumlah TPS di Kota Pasuruan ada 621 tempat. Dengan begitu, kuota calon PTPS harus berjumlah 1.242 orang,” ujarnya.

Dia menyebut, calon pendaftar yang memenuhi persyaratan dalam masa pendaftaran tahap awal sebanyak 557 orang. Alih-alih melebihi dua kali lipat dari kuota PTPS yang berjumlah 621 orang, justru masih terdapat kekurangan sebanyak 10 persen. “Karena itu masa pendaftaran diperpanjang selama tiga hari,” ujarnya.

Anas menilai, animo masyarakat selama masa pendaftaran tahap awal terbilang cukup tinggi. Namun, karena beberapa kualifikasi yang harus dipenuhi cukup tinggi, sehingga warga mengurungkan niatnya mendaftar. “Sebenarnya respon masyarakat untuk menjadi PTPS sangat tinggi,” ujarnya.

Selain memperpanjang masa pendaftaran, Anas mengatakan, pihaknya juga akan menempuh upaya jemput bola. Salah satunya dengan melibatkan Panitia Pengawas Kelurahan (Panwaskel) untuk berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan hingga tingkat RT/RW. Harapannya, pihaknya dapat mengejar kekurangan kuota calon pendaftar.

“Upaya semacam ini kami lakukan untuk mengetahui warga yang biasa aktif dalam kegiatan sosial atau aktif dalam organisasi kepemudaan serta peduli dengan kepemiluan. Sehingga, kuota pendaftar terpenuhi dan kualifikasi calon pendaftar juga sesuai regulasi,” ujarnya. (tom/rud)