Truk Terguling di Kraksaan, Remaja asal Cempaka Tewas

KRAKSAAN – Kecelakaan maut terjadi di jalur pantura masuk Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Minggu pagi (24/2). Sebuah truk hilang kendali dan terguling. Akibatnya, seorang meninggal dan tiga lainnya mengalami luka-luka.

Informasi yang dihimpun radarbromo.co.id, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 04.30. Dumptruck Hino bernopol DR 8561 SA itu ditumpangi empat orang, melaju dari arah timur ke barat.

Truk itu dikendarai Suhardi, 56. Sementara sang kernet adalah Miftanul, 20, keduanya merupakan warga Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Sementara di bak belakang truk ada sejumlah orang. Yakni Anasta, Ramadani, Devan dan Juga Riski. Mereka naik di bak belakang.

Kanit Laka Polres Probolinggo Ipda Nyoman Harayasa menjelaskan, saat sampai di lokasi kejadian, ban belakang sebelah kanan truk, meletus. “Setelah ban belakang meletus, kendaraannya tiba-tiba hilang kendali,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Truk pun akhirnya terguling ke badan jalan. “Kemudian oleh warga yang kebetulan ada di lokasi langsung dievakuasi penumpangnya. Dan dilarikan ke RSUD Waluyo Jati,” tuturnya.

Atas kejadian itu, lanjut Nyoman, ada tiga korban yang mengalami luka. Yaitu sopir Suhardi, sang kernek Miftanul dan salah seorang penumpang di bak belakang Riski, 17, warga jalan Cempaka, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

“Tiga penumpang lainnya yaitu Anasta, Devan dan juga Ramadani tidak mengalami luka. Yang luka hanya tiga orang itu,” tuturnya.

Nahas bagi Riski. Selang beberapa jam usai dirawat di RSUD Waluyo Jati, ia meninggal. Ia mengalami luka parah di kepala. “Yang Riski meninggal. Untuk sopir dan kernetnya masih dirawat di rumah sakit,” terangnya. (sid/mie)