Ditarget Rp 3,5 Miliar, Pajak Reklame Dapat Rp 3,573 Miliar

SUMBER PEMASUKAN: Sejumlah kendaraan melintas di bawah reklame yang terpasang di pinggir jalan Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN – Perolehan retribusi pajak reklame di Kabupaten Pasuruan sepanjang 2018 juga berhasil melampaui target, meski tipis. Dari yang semula ditargetkan mendapatkan Rp 3,5 miliar, sampai tutup tahun tercapai Rp 3,573 miliar. Retribusi ini diperoleh dari promosi kegiatan perusahaan dan penawaran produk.

Kabid Pendataan, Penetapan, dan Pelaporan Pendapatan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pasuruan Mokhammad Syafi’i mengatakan, target penerimaan pajak reklame selama 2018 sempat dinaikkan. Dari yang semula Rp 3 miliar, dinaikkan menjadi Rp 3,5 miliar. Meski dinaikkan setengah miliar, realisasinya bisa mencapai target kendati tipis. Dari target Rp 3,5 miliar bisa terealisasi Rp 3,573 miliar atau sebesar 102,1 persen.

Syafi’i mengatakan, reklame paling banyak berada di daerah padat permukiman, seperti di Kecamatan Bangil, Pandaan atau daerah barat mulai Kecamatan Gempol sampai Kecamatan Purwodadi. Reklame mulai baliho dan spanduk.

Sedangkan reklame yang diselengarakan untuk kepentingan sosial, keagamaan, kegiatan partai politik, dan pilkada, termasuk pendidikan, tidak dipungut pajak reklame. Itu, sesuai Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 49/2015 tentang Pelaksanaan Pemungutan Pajak Reklame.

“Meski tahun politik, tahun kemarin tidak berpengaruh terhadap penerimaan pajak reklame karena bukan objek pajak reklame,” ujarnya. Menurutnya, perolehan pajak ini terdongkrak tingginya reklame produk atau kegiatan. (eka/rud/fun)