Kontes Lovebird Probolinggo, Karcis Lebih Mahal dari yang Tertulis

KEDOPOK – Tarif parkir mahal mewarnai pelaksanaan Komunitas Lovebird Indonesia (KLI) Probolinggo Cup, Minggu (24/2). Bahkan, tarif parkir yang dikenakan tidak sesuai dengan yang ditetapkan panitia.

Dalam karcis yang ada, tertulis retribusi karcis hanya Rp 3.000. Namun, petugas parkir meminta sebesar Rp 5.000. Bahkan, wartawan media ini sempat memprotes besaran tarif yang berbeda.

“Parkirnya Rp 5.000,” ujar petugas tersebut. Sambil mencatat nopol kendaraan sekaligus mencoret tarif parkir yang tercantum di kertas parkir.

Hal yang sama dialami Nurul Yakin, 30. Warga asal Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probollinggo, ini mengajak anaknya melihat lomba burung di GOR Mastrip.

“Parkirnya Rp 5.000. Padahal, tarifnya di karcis tertulis cuma Rp 3.000. Tadi sempat tanya juga, tapi tetap dibilang Rp 5.000,” ujarnya.

Harian ini pun mengonfirmasi panitia kontes. Namun, belum mendapat kepastian penyebab naiknya tarif parkir saat acara.

“Nanti saya konfirmasi lagi ya,” ujar Nanto Waskito, ketua pelaksana Beauty Contes KLI Probolinggo Cup saat dimintai tanggapan tentang parkir yang lebih mahal daripada yang tercantum dalam karcis.

Sementara itu, Sumadi, kepala Dinas Perhubungan Kota Probolinggo menjelaskan, besarnya retribusi dalam event khusus seperti KLI Probolinggo Cup ditetapkan oleh panitia.

“Dishub tidak mengatur tarif parkir di sana. Tapi, hanya parkir tepi jalan umum saja,” ujarnya.

Jika ada penarikan parkir oleh panitia, tetap ada pajak yang dibayarkan ke Pemkot Probolinggo. Namun, bukan dibayarkan pada Dishub, melainkan Badan Penerimaan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPPKA) Kota Probolinggo. “Namanya pajak parkir. Itu, dibayarkan ke BPPKA,” jelasnya. (put/hn)