Petugas Kewalahan, Sampah TPS Meluber

DRINGU – Sejumlah warga Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, mengeluhkan tumpukan sampah di tempat pembuangan sampah (TPS). Sebab, tumpukan sampah di sisi barat Perumahan Kalirejo, itu sampai meluber ke jalan dan mengeluarkan bau tak sedap.

Tak ayal, warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas merasa terganggu dengan tumpukan sampah dan bau tak sedap itu. Mereka berharap menumpuknya sampah ini segara dibersihkan. Sehingga, lingkungannya tak sampai tercemar.

Sejatinya, tumpukan sampah itu berada di TPS. Namun, karena banyaknya sampah, sampai meluber ke jalan paving Desa Kalirejo. Aroma tak sedap sangat menyengat saat melintas di jalan desa ini. Informasinya, sudah dua pekan lebih sampah ini tidak dibersihkan.

Salah seorang warga Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, Hamid, 36, mengaku setiap hari melintas di jalan sekitar TPS ini dan merasa terganggu. Selain mengganggu pengguna jalan, aroma tak sedap pun sangat terasa. Karenanya, pihaknya berharap tumpukan sampah itu bisa segera diangkut dari tempat pembuangan akhir (TPS).

“Kalau dibiarkan tambah lama dan kena hujan, baunya akan semakin menyengat. Tumpukan sampah itu mulai ada sekitar dua mingguan. Nanti bisa tambah numpuk dan bau,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo Rachmad Waluyo mengatakan, semakin banyaknya sampah di TPS sudah dicarikan solusi. Tahun ini pihaknya akan mengganti TPS dengan kontainer sampah. Supaya petugasnya tidak kewalangan untuk mengangkut dan membersihkan TPS. “Tahun ini sudah kami alokasikan untuk pengadaan kontainer sampah untuk mengganti TPS-TPS. Soal berapa-berapa nilai anggarannya, datanya ada di kantor,” ujarnya, Minggu (24/2).

Disinggung soal tumpukan sampah sampai beberapa pekan di TPS Desa Kalirejo, Rahmad mengaku, petugasnya dalam sebulan terakhir kewalahan dengan banyak sampah. Ditambah sisa penebangan pohon. Sampah sisa tebangan pohon yang dibuang ke TPS itu membuat jam kerja petugasnya bertambah. “Nanti akan kami koordinasikan dengan staf untuk membersihkan TPS yang sampahnya menumpuk. Karena petugas kami memang kewalahan,” ujarnya. (mas/rud)