Bawaslu Butuh 4.279 Pengawas TPS, yang Daftar Baru 3.456

PASURUAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasuruan kembali membuka pendaftaran Pengawas TPS (PTPS). Ini lantaran, sampai ditutupnya pendaftaran pada 21 Februari 2019 lalu, dari kebutuhan sebanyak 4.279 pengawas, hanya 3.456 yang mendaftar.

M. Nasrup, ketua Bawaslu Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa sebelumnya, Bawaslu membuka sebanyak 4.371 PTPS di Kabupaten Pasuruan. “Namun ternyata ada tambahan 8 TPS lagi setelah perubahan data pemilih di KPU. Sehingga total kebutuhan pengawas sesuai dengan jumlah TPS yaitu 4.379 orang,” terangnya.

Namun sayangnya dari kuota tersebut, sampai ditutup hingga 21 Februari lalu hanya 3.456 yang mendaftar. Karena masih membutuhkan banyak tenaga PTPS, sehingga kembali dibuka pendaftaran gelombang kedua dari Senin (25/2) sampai 27 Februari mendatang.

Minimnya pendaftar PTPS, kata Nasrup, kebanyakan ada kendala di teknis. “Karena PTPS ada syarat yang harus dipenuhi, seperti usia harus diatas 25 tahun atau ijazah minimal SMA. Karena ada yang tidak sesuai kriteria misal usia ataupun pendidikan sehingga tidak bisa mendaftar,” terangnya.

Puji Mulyono, Koordinator Divisi (Kordiv) SDM dan Organisasi Bawaslu Kabupaten Pasuruan menambahkan, ada beberapa daerah yang masih kurang cukup banyak PTPS. Yaitu di Tosari, Prigen, Pasrepan dan Puspo dimana pendaftar masih kurang 40-70 persen.

“Untuk mengefektifkan pendaftaran gelombang kedua ini, pendaftar nantinya selain mengumpulkan berkas bias ke Panwascam, Bawaslu saat datang langsung dilakukan wawancara agar proses seleksi juga lebih efektif,” pungkasnya. (eka/fun)