Pemkab Probolinggo Anggarkan Rp 2 M untuk 16 Kontainer Sampah

TIMBULKAN BAU: Tumpukan sampah di TPS Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, sampai Senin (25/2) pagi belum diangkut. Tahun ini, DLH mengalokasikan Rp 2 miliar untuk pengadaan kontainer sampah. (Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

DRINGU – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo terus berupaya mengurai persoalan semakin banyaknya sampah yang dibuang ke tempat pembuangan sementara (TPS). Melalui APBD 2019, DLH mengalokasikan Rp 2 miliar untuk pengadaan 16 unit kontainer sampah.

Kepala DLH Kabupaten Probolinggo Rachmad Waluyo mengatakan, semakin meningkatnya volume sampah di TPS, membuat petugas kebersihan kewalahan. Karenanya, pihaknya akan mengganti bangunan TPS dengan kontainer sampah. “Memang butuh anggaran besar untuk mengganti TPS dengan kontainer sampah. Tapi, itu langkah yang tepat untuk membersihkan lingkungan dari sampah,” ujarnya.

Rachmad mengatakan, dengan kontainer sampah, pengangkutan sampah akan lebih mudah dan cepat. Petugas yang menggunakan truk tinggal datang ke lokasi mengambil kontainer yang penuh sampah dan menggantinya dengan kontainer kosong.

Dengan cara ini, diharapkan tidak ada lagi sampah berserakan atau sampai menumpuk karena lama tidak diangkut. “Karena butuh banyak kontainer sampah, tentu pengadaannya bertahap. Tidak bisa tahun ini sekaligus. Paling tidak setiap tahunnya akan terus diusulkan pengadaan kontainer sampah ini,” ujarnya.

Kabid Pertamanan DLH Kabupaten Probolinggo Zaenal Anshori menambahkan, tahun ini ada rencana pengadaan kontainer sampah sebanyak 16 unit. Setiap satu unit dialokasikan anggaran sekitar Rp 130 juta. Sehingga, total anggaran yang dialokasikan sekitar Rp 2 miliar. “Itu, belum termasuk truknya. Tahun ini ada satu unit pengadaan truk kontainer sampah,” ujarnya. (mas/rud)