Sakit, Kepala Dispendukcapil Dimutasi jadi Staf Ahli, Posisinya Diganti Kasatpol PP

BANGIL – Carut-marutnya pelayanan Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan yang sempat menjadi polemik lantaran kepala OPD ini sakit, untuk sementara diharapkan bisa teratasi. Ini setelah, Pemkab Pasuruan melantik kepala dinas yang baru.

Bertempat di pendapa Kabupaten Pasuruan, Senin (25/2) Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf melantik pejabat yang baru. Adalah Yudha Triwidya Sasongko kini yang menakhodai layanan Dispendukcapil agar layanan bisa lebih maksimal.

Yudha Triwidya Sasongko yang dimutasi menjabat dari Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan menjadi Kepala Dispendukcapil. Sementara Sunyono juga dimutasi menjadi staf ahli bidang Politik Hukum dan Pemerintahan.

Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf mengatakan bahwa mutasi kedua pejabat ini memakan waktu yang cukup panjang. Ini lantaran, setelah dilantik menjadi Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf memang dilarang memutasi pejabat sampai 6 bulan setelahnya.

Namun karena cukup urgent, pemkab harus mengganti kepala Dispendukcapil yang sakit. Sehingga Pemkab Pasuruan harus mengajukan persetujuan ke Kemendagri.

“Tetap pelantikan harus sesuai prosedur dan harus melalui perizinan dari Kemendagri atau pemerintah pusat. Setelah SK Turun, baru saya bisa melantik,” terangnya.

Dalam pelantikan itu, Irsyad mengucapkan banyak terima kasih kepada Sunyono atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam memimpin Dispendukcapil. Termasuk berbagai inovasi yang sudah dilakukan. Salah satunya adalah layanan jemput bola dalam rangka percepatan pelayanan kependudukan.

Setelah diganti oleh Yudha Triwidya Sasongko, tentunya butuh kerja keras dan dedikasi terkait penyegeraan layanan ke masyarakat. Yudha mengatakan untuk pengajuan surat kependudukan sebelum 25 Februari sementara masih harus diselesaikan oleh Sunyono. “Baru setelah dilantik ini, pengajuan baru saya yang menyelesaikan,” terang Yudha.

Untuk hari pertama ini, Yudha lebih memfokuskan berdiskusi dengan internal kantor terkait layanan ke masyarakat. Harapannya setelah berdiskusi bisa memilah mana yang menjadi skala prioritas. “Kami akan konsolidasikan internal dan coba membuat skala prioritas. Sehingga kami pilah yang perlu dioptimalkan,” terangnya.

Dengan dipindahnya Yudha Triwidya Sasongko ke Dispendukcapil, untuk sementara posisi kepala Satpol PP memang masih kosong. Agus Sutiadji, Sekda Kabupaten Pasuruan mengatakan, untuk satpol PP sementara ini memang masih belum terisi.

“Kalau Dispendukcapil ini memang perlu percepatan sehingga harus segera terisi.Sedangkan dengan Kepala Satpol PP yang kosong segera akan diisi pelaksana tugas, dan saat ini masih proses,” pungkasnya. (eka/fun)