Pengacara Terdakwa Pembakar Maling Sebut Dakwaan JPU Tak Jelas

 KRAKSAAN Delapan terdakwa kasus pembakaran maling di Desa Tlogosari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, kembali diadili, Selasa (26/2). Sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan, itu beragenda pembacaan eksepsi. Penasihat hukum para terdakwa menyebut dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) tidak jelas.

Persidangan kali kedua ini mulai digelar sekitar pukul 10.00. Para terdakwa yang sama-sama warga Desa Tlogosari, itu hadir. Yakni, Amin, 45; Rofi, 36; Mistar, 43; Suparman, 43; Samin, 35; Sugi, 25; Edi Efendi, 21; dan Saton. Pada Juli 2018, mereka diamakan polisi setelah membakar Samsudi, yang diduga akan mencuri motor milik warga Desa Tlogosari. Samsudi meregang nyawa.

Usai persidangan, kuasa hukum para terdakwa, Prayuda Yudi mengatakan, pihaknya mengajukan eksepsi karena dakwaan JPU tidak jelas. Dakwaan itu, dibacakan JPU dalam sidang sebelumnya. “Karena itu, kami mengajukan eksepsi,” ujarnya.

Menurutnya, seharusnya dalam dakwaan itu dijabarkan dan dijelaskan secara rinci peran setiap terdakwa. Sebab, dalam kasus itu delapan terdakwa memiliki peran berbeda.

“Makanya kami melakukan eksepsi. Kalau hanya di-copy-paste, sedangkan perkara ini kan berbeda antara satu dengan yang lain,” ujarnya.

Yuda mengatakan, perihal kliennya terbukti bersalah atau tidak, pihaknya sepenuhnya menyerahkan kepada majelis hakim. Sebab, sebelum ada keputusan, tidak bisa menyatakan orang bersalah atau tidak. “Tunggu keputusan hakim saja bagaimana. Saat ini masih belum,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo Ardian Junaedi yang juga sebagai JPU mengatakan, dalam dakwaan itu, pihaknya mengajukan 4 pasal.

Di antaranya, pasal 430 KUHP tentang Pembunuhan Berencana; pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan; pasal 170 ayat (3) KUHP tentang Pengeroyokan. Serta, pasal 351 ayat (3) juncto pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP tentang Penganiayaan.

Ia mengaku, akan menjawab eksepsi terdakwa dalam persidangan berikutnya. Sedangkan, majelis hakim menunda persidangan sampai Selasa (5/3). (sid/rud)