Blangko e-KTP di Kota Pasuruan Tersisa Ratusan, Dispendukcapil Ajukan Kembali ke Pusat

PASURUAN – Persediaan stok blangko e-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Pasuruan semakin menipis. Meski telah mendapat ribuan blangko pada awal tahun lalu, kini stok yang tersisa hanya ratusan keping.

Kabid Pelayanan Kependudukan di Dispendukcapil Kota Pasuruan Arfat Kusaeri menjelaskan, stok blangko e-KTP yang tersedia hanya 381 keping. Padahal, pihaknya mendapat kuota 3.000 keping blangko yang diambil dari Kemendagri, awal tahun lalu.

“Kemaarin kami ajukan 4 ribu blangko. Namun, disetujui 3 ribu. Itu, kemudian kami gunakan untuk pelayanan selama dua bulan terakhir. Sekarang tersisa sekitar 381 keping,” kata Arfat, Rabu(27/2).

Hingga saat ini, cakupan kepemilikan e-KTP di Kota Pasuruan sebanyak 146.828 jiwa. Jumlah itu, mencapai 96,78 persen dari masyarakat wajib ber-KTP.

“Artinya, dari jumlah penduduk wajib KTP, masih terdapat sekitar 4 ribu jiwa yang belum memiliki e-KTP,” ungkap Arfat.

Dia mengapresiasi tingginya animo masyarakat Kota Pasuruan dalam mengurus e-KTP. Hal itu juga ditandai dengan jumlah warga yang mendatangi kantor pelayanan. Setiap harinya, tak luput dari 100 warga yang meminta layanan perekaman data serta penerbitan e-KTP.

Karena itu, pihaknya akan kembali mengajukan stok blangko e-KTP ke pusat pada triwulan pertama. Menurut Arfat, jumlah blangko yang diajukan nanti lebih banyak dibandingkan sebelumnya.

“Yang kami ajukan nanti kisaran 7 ribu blangko ya. Untuk mengantisipasi kekurangan dan persiapan untuk pemilu juga. Sehingga, perekaman data dimungkinkan akan lebih intens,” pungkasnya. (tom/fun)