Garong Kayu Milik Perhutani, Warga Wonosunyo Ditangkap

GEMPOL – Seorang pelaku illegal logging diamankan anggota Polsek Gempol, Polres Pasuruan, Selasa (26/2). Satu dari dua orang pelaku itu diamankan setelah menjarah kayu hutan di kawasan hutan petak 12 C milik Perhutani. Yakni, di Dusun Kaliputih, Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol.

Seorang tersangka yang berhasil diamankan itu adalah Tasim, 37, warga Dusun Betro, Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol. Ia diamankan saat dalam perjalanan mengendarai mobil di jalan Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol.

Di dalam mobil itu terdapat 12 batang kayu sono keling masing-masing sepanjang 80 sentimeter dan berdiameter 60 sentimeter. “Aksi pelaku awalnya lebih dulu ketahuan petugas Perhutani yang langsung hubungi kami. Kami langsung meluncur ke TKP (tempat kejadian perkara) dan mengamankan mereka di jalan desa,” ujar Kapolsek Gempol Kompol Maryono.

Polisi juga menyita satu unit Toyota Kijang bernopol N 1235 VI. Mobil biru ini yang digunakan tersangka mengangkut kayu hasil curiannya. “Pelaku mengaku kayu milik Perhutani jenis sono keling sudah dua kali,” ujarnya.

Kini, pelaku dan barang buktinya diamankan di Mapolsek Gempol. Tasim disangka melanggar pasal 82 ayat (1) huruf b juncto pasal 12 huruf b atau pasal 83 ayat (1) huruf b juncto pasal 12 huruf e UU RI 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

“Pelaku dengan sengaja menebang kayu di kawasan hutan tanpa memiliki izin dari pejabat yang berwenang. Kemudian mengangkut, menguasai, atau memilikinya yang tidak dilengkapi dengan surat keterangan sahnya dari hutan,” jelas Maryono.

Selain itu, Maryono memastikan pihaknya masih terus memburu salah satu pelaku yang berhasil kabur. Ia mengaku sudah mengantongi identitas. Termasuk, tempat tinggalnya. (zal/rud)