Gerakan PSN Dinilai Berhasil Menekan DBD di Kota Probolinggo

MAYANGAN – Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dinilai cukup ampuh mengurangi sebaran penyakit Deman Berdarah Dengue (DBD) di Kota Probolinggo. Terbukti selama seminggu, mulai 22 Februari hingga Rabu (27/2), jumlah penderita DBD tidak bertambah.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Probolinggo Ninik Ira Wibawati. Menurutnya, gerakan PSN yang dilakukan berhasil memberantas sarang nyamuk.

“Kalau mengandalkan fogging, selain tidak sehat, nyamuk dewasa bisa lari atau terbang ke daerah lain. Selain itu, tidak membunuh jentik nyamuk. Bahkan, jika dilakukan terus terusan, dampaknya nyamuk dewasa akan kebal,” katanya.

Dari data yang ada, menurut Ninik, mulai 22 Februari, penderita DBD tidak ada. Karena itu, pada pekan mendatang pihaknya akan melaksanakan dan menyosialisasikan kembali pentingnya gerakan PSN.

“Terhitung mulai 22 Februari sampai saat ini, jumlah penderita demam berdarah nol. Pekan depan kami akan melakukan sosialisasi PSN lagi,” terangnya.

Tak kalah pentingnya, Ninik berpesan agar para pengusahan vulkanisir ban dan pemulung membersihkan barang-barangnya supaya tidak jadi sarang nyamuk. Sebab, hasil temuan di lapangan, air genangan ban vulkanisir banyak ditempati jentik nyamuk. Begitu pula dengan barang bekas yang ditinggalkan atau ditandon oleh pemulung.

“Hasil dari temuan tim di lapangan, genangan air di ban vulkanisisr dan barang rongsokan atau pemulung, ditempati jentik nyamuk penyebab demam berdarah. Makanya kami imbau agar pemiliknya sering membersihkan,” pintanya. (rpd/hn)