Siswi ABK yang Dihamili Ayah Tiri Diberi Bantuan Hukum dan Perlindungan

PANGGUNGREJO – Pemkot Pasuruan mulai merealisasikan janjinya untuk memberikan pendampingan pada Bunga (nama samaran), 15, dan keluarganya. Rencananya, Pemkot bakal mengantar keluarga korban untuk mengadukan peristiwa yang dialami anak berkebutuhan khusus (ABK) ini pada kepolisian.

Sebelum laporan ke polisi dilakukan, Rabu (27/2), Bunga bersama keluarganya diantar oleh lembaga pendidikan tempatnya bersekolah mendatangi Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Pasuruan. Ketua Yayasan lembaga pendidikan tempat Bunga bersekolah, SW mengungkapkan, pihaknya mengantarkan Bunga dan keluarganya pada P2TP2A agar keluarga Bunga mendapatkan pendampingan.

Hasilnya, P2TP2A bakal memberikan pendampingan bantuan hukum. Kepada P2TP2A, ibu Bunga, NS menjelaskan kronologi peristiwa yang dialami Bunga. NS mengaku sudah curiga dengan kehamilan Bunga sejak Desember lalu. Saat itu, ia sempat melihat ada perubahan bentuk tubuh. Kecurigaannya semakin besar usai melihat Bunga sedang memasang celana di kamar MS, ayah tirinya. Saat itu MS juga sedang berbaring di dalam kamar itu.

Sembari mendengar penjelasan NS, SW juga ikut menimpali. Pihak sekolah sempat mendapatkan laporan dari salah satu wali murid dimana Bunga bersekolah jika Bunga kerap mual. Usai ditelusuri, Bunga akhirnya mengaku jika dirinya pernah disetubuhi oleh ayah tirinya, MS.

“Kami mengantarkan Bunga dan keluarganya agar mereka mendapatkan bantuan pendampingan sampai kasus ini selesai. Harapannya, mereka mendapatkan penanganan terbaik,” jelasnya.

Pendamping dari P2TP2A, Irfianto membenarkan jika keluarga Bunga sudah melaporkan peristiwa dugaan pencabulan yang dialami Bunga. Pihaknya pun sempat melakukan anamena atau diagnose sementara pada kondisi psikis Bunga.

Pihaknya menduga, Bunga masih dalam tahap krisis dan belum sampai pada tahapan dimana ia mengalami trauma pada psikisnya. Karena itu untuk sementara, P2TP2A memutuskan untuk memberikan bantuan hukum dan keamanan dahulu.

“Insya Allah, besok (28/2, red), kami bakal mendampingi Bunga dan keluarganya untuk melaporkan dugaan pencabulan pada Polresta Pasuruan, sementara Bunga tinggal di sekolahnya,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bunga berstatus anak berkebutuhan khusus, hamil. Usia kandungan penyandang tuna grahita tersebut sudah 3 bulan. Yang mengejutkan, Bunga hamil akibat perbuatan MS, ayah tirinya. Setelah menghamili, MS sempat berniat menggugurkan kandungan Bunga. Namun upaya itu urung, usai keluarga Bunga melaangnya. (riz/fun)