Target Pajak Hotel di Kab Probolinggo Naik Rp 100 Juta

KRAKSAAN – Target pendapatan Pemkab Probolinggo dari pajak hotel selama dua tahun terakhir selalu mencapai target. Karenanya, Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Probolinggo berani menaikkan target pendapatannya jauh lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya hanya berani menaikkan Rp 50 juta, kali ini dinaikkan Rp 100 juta.

Kepala Bidang Pendapatan Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Probolinggo Susilo mengatakan, setiap tahun pendapatan dari pajak hotel selalu meningkat. “Datanya demikian. Pendapatan daerah dari sektor pajak hotel terus meningkat,” ujarnya.

Susilo mengatakan, pendapatan dari pajak hotel pada 2017 berhasil mencapai target, Rp 350 juta. Begitu juga pada 2018. Tahun kemaarin pihaknya menargetkan Rp 400 juta dan tercapai. “Kami setiap tahunnya selalu menaikan target. Karena kami yakin perhotelan di Kabupaten Probolinggo sudah maju. Terbukti dengan capaian pajak yang terus meningkat,” jelasnya.

Tahun ini target pendapatan dari pajak hotel kembali dinaikan. Jika sebelumnya hanya dinaikan sekitar Rp 50 juta, tahun ini dinaikan Rp 100 juta dari target tahun kemaarin. Atau, menjadi Rp 500 juta. “Sekarang ini banyak destinasi wisata yang semakin maju. Seperti Bromo, setelah Seruni Poin dibangun, banyak yang ke Bromo. Terutama yang lewat Probolinggo. Karenanya, kami yakin terlampaui,” ujarnya.

Menurut Susilo, ke depan perhotelan di Kabupaten Probolinggo akan terus maju. Apalagi, Pemkab Probolinggo telah mencanangkan pariwisata prioritas empat B (Bromo, Bremi, Bentar, dan Binor). “Makanya, kami yakin pajak hotel ini akan terus mencapai target,” ujarnya. (sid/rud)