Carok di Pondok Wuluh, Bapak-Anak asal Bantaran Luka Berat

LECES-Warga Blok Kedung, Desa Pondok Wuluh, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Jumat siang (1/3) geger. Itu setelah tiga orang terlibat bacokan. Ketiga orang itu pun sama-sama alami luka bacok.

Tiga orang yang carok itu adalah Asan Adun, 58 dan anaknya Elyas Pradana 33, warga Dusun Cangkang, RT 9/RW 4, Desa Kedungrejo, Kecamatan Bantaran. Sementara lawannya adalah Tono 35, warga Blok Kedung, Desa Pondok Wuluh, Kecamatan Leces.

Asan Adun sang ayah menalami luka di bagian kepala. Tepatnya diatas telinga bagian kanan dan juga tangan. Sedangkan Elyas selain tangan juga alami luka bacok di pinggang. Bapak dan anak itu lantas dilarikan ke Puskesmas Bantaran

SERAHKAN DIRI: Tono menyerahkan diri di Polsek Leces usai mendapatkan perawatan di Puskesmas Jorongan. (Zainal Arifin/ Radar Bromo)

Sementara Tono hanya alami luka gores di bagian tangan dan jempolnya saja. Tono pun telah menyerahkan diri ke Polsek Leces. Sebelumnya, ia sempat dirawat di Puskesmas Jorongan untuk mengobati lukanya.

Informasi yang dihimpun radarbromo.co.id, aksi berdarah itu terjadi sekitar pukul 13.15, selepas salat Jumat. Kapolsek Leces, Iptu A Gandi mengungkapkan, aksi carok tersebut masih dalam penyelidikan pihaknya.

Dari hasil penyelidikan sementara, insiden itu bermula saat bapak dan anak asal Kedungrejo, Bantaran itu mendatangi rumah Tono dengan membawa celurit. “Sebelumnya, saya juga sempat dapat ancaman. Jadi, saya juga bawa celurit,” ujar Tono saat ditemui di Polsek Leces.

Begitu bertemu, Tono langsung terlibat carok dengan bapak dan anak itu. Saat aksi bacokan itu terjadi, suasana di lokasi kejadian yang dekat dengan masjid, tengah ramai.

Melihat Tono dikeroyok, sejumlah kerabat Tono yang pulang jumatan pun menolong Tono. Bapak anak itu pun ganti dikeroyok. Mereka lantas malah mendapati sejumlah luka.

“Sementara ini, kami baru dapat keterangan dari Tono saja. Untuk keterangan dari pihak satunya (Asan dan Elyas) masih belum kami dapatkan, karena mereka masih di puskesmas bantaran,” ujar Kapolsek Leces, Iptu A. Gandi. Tak lama kemudian, Tono datang ke Polsek untuk menyerahkan diri. Polisi sejauh ini terus mendalami aksi carok itu.  (rpd/mie)