Gelandangan Meninggal di Atas Gorong-gorong Masangan, Diduga Kelaparan

BANGIL–Warga Dusun Blawi, Desa Masangan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis malam (28/2) dibuat heboh. Itu setelah warga setempat menemukan sesosok jenazah lelaki di atas gorong-gorong jalan raya Masangan.

Jenazah lelaki itu pertama kali ditemukan sekitar pukul 19.30. Yang pertama kali menemukan adalah Toha, warga Blawi, Desa Masangan, Kecamatan Bangil.

Menurut Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kecamatan Bangil, Syakroni, korban kondisinya sudah drop sejak sekitar pukul 09.00.

Hanya saja, warga tidak berani mendekat. Sehingga, warga memilih untuk membiarkan korban begitu saja di tepi jalan. “Dari keterangan warga, sudah dua hari terakhir, korban mondar-mandir di wilayah setempat. Bahkan, jam sembilan pagi kemarin (28/2), kondisi korban sudah kritis. Karena tidak berani mendekat, warga membiarkannya begitu saja,” jelas Roni-sapaannya.

Hingga sekitar pukul 19.30 kemudian. Toha, kata Roni, memilih untuk mendekati korban. Itu setelah Toha, penasaran dengan kondisi korban.

Ternyata, setelah dicek, korban sudah dalam keadaan tak bernyawa. “Karena korban diam saja, akhirnya muncul penasaran dari Pak Toha. Pak Toha pun mendekat untuk mengecek. Di situlah baru diketahui, kalau korban meninggal dunia,” imbuhnya.

Atas temuan itu, Toha kemudian mengadukan ke aparatur desa setempat. Dari situlah, aparatur desa dan kepolisian kemudian mengevakuasi korban.

Dibantu warga, korban kemudian dibawa ke RSUD Bangil. Dugaan awal, korban meninggal karena kelaparan. “Kemungkinan karena kelaparan. Itu yang membuatnya meninggal,” jelas Roni yang menyebutkan korban diperkirakan berusia 50 tahunan.

Kanitreskrim Polsek Bangil, Ipda Budi Luhur menguraikan, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menduga, korban meninggal karena lelaki yang tak diketahui identitasnya itu, menderita sakit.

“Tidak diketahui pasti penyebab kematiannya. Yang jelas, tidak ada bekas luka. Mungkin karena ia sakit,” sambungnya. (one/mie)